Home / Hukrim

Minggu, 27 Juli 2025 - 23:07 WIB

Polsek Bandar Fasilitasi Mediasi Konflik Warga Soal Utang Rp20 Juta, Berakhir Damai

mm Syaiful AB

Kesalahpahaman yang berujung perkelahian antara dua warga Kampung Pondok Ulung, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, diselesaikan secara damai dan kekeluargaan pada Minggu (27/7/2025) di ruang Unit Reskrim Polsek Bandar, Kampung Mutiara. Dok. Polres Bener Meriah

Kesalahpahaman yang berujung perkelahian antara dua warga Kampung Pondok Ulung, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, diselesaikan secara damai dan kekeluargaan pada Minggu (27/7/2025) di ruang Unit Reskrim Polsek Bandar, Kampung Mutiara. Dok. Polres Bener Meriah

Bener Meriah — Polsek Bandar kembali berhasil memediasi penyelesaian konflik antarwarga secara damai dan kekeluargaan. Perselisihan antara dua warga Kampung Pondok Ulung, Kecamatan Bandar, yang dipicu masalah utang piutang senilai hampir Rp20 juta, berakhir damai usai difasilitasi melalui jalur mediasi pada Minggu (27/7/2025).

Baca Juga :  Kejati Jatim Minta Saksi Kasus Korupsi BSPS Sumenep Kooperatif, Terungkap Dugaan Pemotongan Bantuan

Mediasi berlangsung di ruang Unit Reskrim Polsek Bandar, Kampung Mutiara, dipimpin langsung oleh Wakapolsek Bandar Ipda Imanuel Ginting, didampingi Kanitreskrim Bripka Izwar Yusza dan Bhabinkamtibmas Aipda Candra Sugara, S.H. Hadir pula aparatur kampung, para saksi, serta wali dari kedua belah pihak.

Peristiwa berawal dari keterlambatan pelunasan pembayaran hasil jual beli buah alpukat antara A, pedagang asal Dusun Musara Pakat, dan B, petani dari Kampung Gele Semayang. A berjanji akan melunasi utang pada 18 Juli 2025, namun hingga tenggat berlalu, pembayaran tak kunjung dilakukan. B kemudian mendatangi rumah A pada 22 Juli, yang berujung pada adu mulut hingga perkelahian.

Baca Juga :  Satgas Bais TNI, Kodam IM dan Imigrasi Aceh Amankan 2 WNA

Melalui proses mediasi, kedua pihak sepakat untuk berdamai. A bersedia melunasi utangnya paling lambat 31 Agustus 2025, dan menyerahkan surat sporadik sebidang tanah di Desa Rusip, Kecamatan Syiah Utama, sebagai jaminan.

Baca Juga :  Kepala SD di Aceh Besar Jadi Korban Penipuan NPWP, Rp148 Juta Lenyap

Proses mediasi berlangsung aman, tertib, dan lancar.***

Editor: RedaksiReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Hukrim

Skandal Dana Beasiswa Rp10 Miliar Mandek, MATA Minta Polda Aceh Percepat Penanganan Kasus
Keterangan Foto: Petugas Satreskrim Polres Bener Meriah saat menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus penggelapan kepada Jaksa Penuntut Umum di Kantor Kejaksaan Negeri Bener Meriah.(Dok/Ist)

Hukrim

Satreskrim Polres Bener Meriah Limpahkan Tersangka Kasus Penggelapan ke Kejari 

Hukrim

Diduga Libatkan Oknum Polisi, Komisi III DPR RI Desak Pengusutan Tuntas Kasus Tebas Tangan

Hukrim

Kasus Korupsi Beasiswa Aceh 2021–2024, Negara Rugi Rp14 Miliar, Tiga Pejabat Jadi Tersangka

Hukrim

Satlantas Polres Aceh Barat Gelar Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Knalpot Brong di Meulaboh

Hukrim

Tim Tabur Kejati Aceh Berhasil Mengamankan DPO Kejari Bireuen

Hukrim

Polda Aceh Selidiki Dugaan Perambahan Hutan di Peudada, Bireuen

Hukrim

Patroli Dialogis Polsek Mesidah Antisipasi Curanmor