Home / Aceh Besar / Pemerintah / Peristiwa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Pompanisasi Jadi Solusi Kekeringan, Pemkab Aceh Besar Bantu Sawah Petani Tetap Produktif

mm Redaksi

Tim Pemkab Aceh Besar bersama BWS Sumatera I Kementerian Pekerjaan Umum, memfasilitasi pompanisasi di Gampong Keumireu, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Tim Pemkab Aceh Besar bersama BWS Sumatera I Kementerian Pekerjaan Umum, memfasilitasi pompanisasi di Gampong Keumireu, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (4/8/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum, memfasilitasi pompanisasi untuk areal persawahan di Gampong Keumireu, Kecamatan Kuta Cot Glie, Selasa (4/8/2026).

Bantuan pompa air tersebut diberikan melalui skema pinjam pakai sebagai bagian dari upaya penanganan darurat kekeringan yang mulai berdampak pada sejumlah sentra pertanian di Aceh Besar.

Pompanisasi dilakukan untuk menjaga pasokan air bagi lahan persawahan seluas sekitar lima hektare agar tanaman padi tetap tumbuh optimal dan terhindar dari ancaman gagal panen selama musim kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar, Imam Munandar, STP, mengatakan pompanisasi merupakan langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah untuk membantu petani mempertahankan produktivitas lahan.

Baca Juga :  Semarak Lomba Tradisional HUT ke-80 RI di Perumnas Ujong Batee, Aceh Besar

“Fasilitasi pompa ini merupakan langkah cepat untuk mengatasi kekurangan air di areal persawahan yang terdampak kemarau. Dengan adanya pompa tersebut, air dapat dialirkan ke lahan pertanian sehingga petani tetap bisa mengolah sawahnya dan potensi gagal panen dapat dicegah,” ujar Imam.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BWS Sumatera I yang terus mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam penanganan darurat kekeringan melalui penyediaan fasilitas pompa air.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga :  PDAM Tirta Mountala Turun Langsung Cek Air Keruh di Baitussalam

Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa sesuai arahan Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan kondisi lahan pertanian yang terdampak musim kemarau.

Wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akan menjadi prioritas penanganan melalui program pompanisasi sesuai kondisi di lapangan.

“Pompanisasi menjadi salah satu solusi efektif untuk menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau. Kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat dapat terpenuhi dan petani tetap dapat berproduksi,” katanya.

Sementara itu, salah seorang petani Gampong Keumireu, Munadi (37), mengaku bersyukur atas bantuan pompa yang diberikan kepada kelompok tani di desanya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Tunjuk Ir. Yusmadi Jadi Plt Direktur PDAM Tirta Mountala

Menurutnya, keberadaan pompa tersebut memberikan harapan baru bagi petani untuk melanjutkan musim tanam meski pasokan air mulai berkurang akibat kemarau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan BWS Sumatera I atas bantuan pompa ini. Semoga sawah kami tetap mendapatkan air sehingga tanaman padi bisa tumbuh dengan baik dan hasil panen nanti sesuai harapan,” ujar Munadi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap program pompanisasi dapat membantu menjaga produktivitas sektor pertanian sekaligus meminimalkan risiko gagal panen di tengah ancaman kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Dorong Pelarangan Permainan Domino, Ini Alasan Bupati Tarmizi

Aceh Barat

TMMD Ke-127 Kodim 0105/Abar di Aceh Barat Dapat Apresiasi Pemkab, Infrastruktur dan Semangat Gotong Royong Meningkat

Peristiwa

Polri Kerahkan Tim DVI untuk Mendukung Penanganan Hilangnya Kapal Virgo

Aceh Besar

Kajari Jemmy Novian Serahkan Piagam untuk Mitra Strategis Penegakan Hukum Aceh Besar

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Lepas AKBP Sujoko, Sambut Kapolres Baru Chairul Ikhsan

Pemerintah

Salmawati Kunjungi RSAN Aceh Besar, Janji Ajak Gubernur Mualem

Aceh Besar

UGM Rampungkan KKN di Pulau Nasi, Mualem Janji Perhatikan Infrastruktur Dasar

Aceh Barat

Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat