Bener Meriah – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan yang terjadi di Kampung Wonosobo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah,Selasa (9 Juni 2026)
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 13.30 WIB oleh tim gabungan Unit I Pidum, Resmob, dan Tim URC Satreskrim Polres Bener Meriah.
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, masing-masing berinisial R (33), seorang warga Kecamatan Bukit, dan N (27), seorang warga Kecamatan Timang Gajah.
Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku R di sebuah rumah kontrakan di Kampung Kemili, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian mengamankan pelaku kedua, N, pada malam harinya sekitar pukul 23.30 WIB di Polres Bener Meriah.
Selain mengamankan kedua pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa lima unit sepeda motor. Dari jumlah tersebut, empat unit berhasil diamankan pada malam hari saat penangkapan, sementara satu unit lainnya kembali berhasil diamankan oleh petugas pada hari berikutnya sebagai hasil pengembangan lebih lanjut.Lima barang bukti yang di amankan :
1 unit Honda PCX warna merah
4 unit Honda Beat dengan variasi warna hitam dan hijau
Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Bener Meriah guna proses penyidikan lebih lanjut.
Para pelaku dijerat dengan Pasal 486 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penggelapan.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K melalui Kasatreskrim AKP Supriadi, S.Sos menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polres Bener Meriah dalam memberantas tindak pidana di wilayah hukumnya.
“Kami akan terus menindak tegas setiap bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim di lapangan serta dukungan dan laporan dari masyarakat,” ujar Kasatreskrim.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi maupun mempercayakan barang berharga kepada pihak lain, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak pidana.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bener Meriah,” tutupnya.(*)
Editor: DahlanReporter: Rahmat Ramadhan










