Home / Hukrim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Pembangunan Jalan Rabat Beton Desa Padang Serasan: Dana Desa Rp 211 Juta Lebih, Dugaan Penyalahgunaan Hingga Kini Belum Terjawab

mm Redaksi

Proyek pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 senilai Rp211.021.000 menjadi sorotan warga. Foto: Dok. Istimewa

Proyek pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023 senilai Rp211.021.000 menjadi sorotan warga. Foto: Dok. Istimewa

Bengkulu Selatan — Pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2023 senilai Rp 211.021.000, hingga saat ini menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Dugaan penyalahgunaan dana pembangunan tersebut terus mengemuka, namun hingga kini belum ada kejelasan maupun jawaban pasti dari pihak berwajib. Bahkan Pemerintah Desa Padang Serasan pun terkesan bungkam dan belum memberikan tanggapan yang berarti atas sorotan warga.

Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, kegiatan pembangunan tersebut berupa Jalan Rabat Beton dengan spesifikasi panjang 63 meter, lebar 3 meter, serta saluran drainase sepanjang 63 meter. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 211.021.000, sepenuhnya bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023, dengan pelaksana TPK Desa Padang Serasan.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Bener Meriah Bekuk Dua Pelaku Penggelapan Sepeda Motor 

Nilai anggaran yang terbilang besar untuk pengerjaan infrastruktur dengan ukuran tersebut memicu kecurigaan di kalangan warga. Masyarakat mempertanyakan kesesuaian biaya yang tertulis di papan proyek dengan realitas fisik yang terlihat di lapangan. Sebab, dengan panjang jalan hanya 63 meter, anggaran yang ditetapkan dinilai tidak sebanding dengan hasil pekerjaan yang nampak.

Baca Juga :  Polda Sumut Proses Iptu AP, Anak Gunakan Mobil Dinas hingga Serempet Pengendara

Sorotan dan pertanyaan warga seakan belum mendapat jawaban memuaskan. Pemerintah Desa Padang Serasan justru terkesan diam saja dan belum memberikan penjelasan atau tanggapan yang berarti terkait dugaan ketidakwajaran anggaran tersebut. Padahal masyarakat berhak mengetahui rincian penggunaan dana yang bersumber dari anggaran negara.

Kendati dugaan penyalahgunaan Dana Desa tersebut sudah lama mencuat, hingga saat ini belum ada kejelasan resmi maupun jawaban pasti dari pihak berwenang. Warga berharap aparat penegak hukum dan pihak yang berwenang segera menindaklanjuti laporan maupun dugaan tersebut, melakukan pemeriksaan menyeluruh, serta mengungkapkan hasilnya secara transparan kepada publik. Masyarakat. menuntut agar setiap rupiah uang rakyat yang bersumber dari Dana Desa dapat di pertanggungjawabkan dengan jujur dan akuntabel.

Baca Juga :  Jembatan Pante Pirak Jadi Fokus Patroli, Satpol PP WH Tindak PKL dan Aktivitas Malam

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib maupun Pemerintah Desa Padang Serasan belum memberikan keterangan resmi yang memuaskan terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa tersebut.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polres Bengkulu Selatan Ungkap Kasus Kekerasan Berujung Maut, Remaja 15 Tahun Jadi Tersangka

Hukrim

Polres Bireuen Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Pelaku Ternyata Orang Dekat Korban

Hukrim

Tim Tabur Kejati Aceh Berhasil Amankan DPO Kejari Aceh Selatan di Sumatera Utara

Daerah

Putra Aceh Teuku Rahmatsyah Tiba di Aceh, Awali Tugas Kajati dengan Peusijuk
Pembobol Rumah Kosong

Hukrim

Dua Pembobol Rumah Kosong Ditangkap, Satu Buron di Banda Aceh

Hukrim

YLBH CaKRA Menangkan Gugatan di PN Lhokseumawe, RS PMI Aceh Utara Dihukum Bayar Rp2 Miliar Lebih

Hukrim

34.321 Konten Judi Daring Diblokir, Modus Baru Gunakan QRIS UMKM Terungkap

Aceh Besar

Warga Neuheun Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi TK Malahayati