Home / Aceh Besar

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:05 WIB

Rapat di Pantai Lampuuk, Disparpora Aceh Besar Bahas Pengembangan Destinasi Lhoknga

mm Tiara Ayu Juneva

Plt Kadisparpora Aceh Besar Safrizal memimpin rapat evaluasi dan dengar pendapat bersama pengelola wisata di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Sabtu (14/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Plt Kadisparpora Aceh Besar Safrizal memimpin rapat evaluasi dan dengar pendapat bersama pengelola wisata di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Sabtu (14/2/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Besar menggelar rapat evaluasi dan dengar pendapat bersama para pengelola tempat wisata di Kecamatan Lhoknga. Pertemuan tersebut berlangsung di kawasan Pantai Lampuuk, Sabtu (14/2/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadisparpora Aceh Besar, Safrizal, dan dihadiri Camat Lhoknga Zayadinur SSTP, Plt Kabid Pariwisata Ade Ramalia SE MM, unsur analis dan perencana, serta para pengelola wisata di kawasan Lhoknga.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari sistem manajemen pengelolaan destinasi, kendala yang dihadapi pengelola di lapangan, hingga gagasan program inovatif guna mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  57 Peserta Aceh Besar Lolos Verifikasi Faktual MTQ Aceh

Safrizal mengatakan, rapat ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha wisata.

“Kami ingin mendengar langsung kondisi riil di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi para pengelola. Dengan begitu, langkah pembenahan dan pengembangan yang kita rancang benar-benar sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bantuan Kemanusiaan Aceh Besar Tiba di Kuala Langsa, Diprioritaskan untuk Aceh Tamiang

Ia menegaskan, sistem manajemen pengelolaan destinasi menjadi salah satu fokus utama, terutama dalam hal penataan kawasan, pelayanan kepada pengunjung, serta transparansi pengelolaan.

“Pengelolaan destinasi harus dilakukan secara profesional dan terukur. Aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan, serta tata kelola keuangan harus diperhatikan agar destinasi wisata kita semakin dipercaya dan diminati,” tegasnya.

Selain itu, Safrizal juga menyoroti pentingnya inovasi dalam menarik minat wisatawan, baik melalui event tematik, promosi digital, maupun pengembangan atraksi baru berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Besar Perkuat Sinergi Kecamatan dan Gampong di Awal 2026

“Kita perlu menghadirkan program-program kreatif dan inovatif yang mampu menjadi daya tarik baru. Promosi juga harus diperkuat, termasuk memanfaatkan media digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” sebutnya.

Ia berharap, melalui evaluasi dan komunikasi tersebut, sektor pariwisata di Kecamatan Lhoknga dapat berkembang lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Harapan kita, pariwisata di Lhoknga dan Aceh Besar secara umum semakin maju, tertata, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata,” pungkas Safrizal.

Editor: DahlanReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Gelar Pelatihan 304 Operator Sekolah untuk Perbarui Data DAPODIK

Aceh Besar

Baitul Mal Aceh Besar Resmi Tutup Pendaftaran Bantuan Modal Usaha 2026

Aceh Besar

Terima LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Aceh Besar Bentuk Pansus Komit Menelaah Keselarasan Visi & RPJMD Satu Tahun Anggaran

Aceh Besar

Dekranasda Aceh Besar Kunjungi Dua Usaha Kerajinan Lokal

Aceh Besar

Usai Terima Laporan Masyarakat, Wabup Aceh Besar Tinjau Titik Banjir Luapan di Leungah

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Muharram Idris: Saya Dukung Penuh Proyek Geothermal Seulawah

Aceh Besar

Pelantikan Rektor USK 2026–2031, Syech Muharram Tekankan Kolaborasi Akademik-Pemerintah

Aceh Besar

Muskab ke-5 PMI Aceh Besar Tetapkan Wabup Syukri sebagai Ketua Periode 2025–2030