Home / Aceh Besar / Pemerintah

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:45 WIB

Pemkab Aceh Besar Ikut Rakor Nasional Evaluasi Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera

mm Redaksi

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri didampingi Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP dan Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Besar Rahmadaniaty SSos MM mengikuti Rakor Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor bersama Mendagri Tito Karnavian secara virtual dari Kota Jantho, Jumat (9/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri didampingi Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP dan Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Besar Rahmadaniaty SSos MM mengikuti Rakor Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor bersama Mendagri Tito Karnavian secara virtual dari Kota Jantho, Jumat (9/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Wakil Bupati Aceh Besar Drs Syukri, didampingi Asisten I Sekdakab Aceh Besar Farhan AP dan Kabag Pemerintahan Setdakab Aceh Besar Rahmadaniaty SSos MM, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pascabencana Banjir dan Tanah Longsor bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof Tito Karnavian melalui zoom meeting, Jumat (9/1/2026).

Rakor tersebut turut diikuti Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Barat, serta para bupati dan wali kota dari daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Dalam forum itu, Mendagri Tito Karnavian secara langsung berdialog dengan para kepala daerah untuk mengecek indikator pemulihan pemerintahan dan kemasyarakatan pascabencana.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Bantu Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang, Sekda Aceh Sampaikan Apresiasi

Dari Provinsi Aceh, rakor diikuti oleh Pemerintah Provinsi Aceh bersama 18 kabupaten/kota terdampak banjir. Sementara dari Provinsi Sumatera Utara diikuti 19 kabupaten/kota, dan dari Sumatera Barat diikuti 16 kabupaten/kota. Mendagri meminta seluruh kepala daerah melaporkan perkembangan terbaru penanganan dan dampak bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian mengecek langsung kondisi pelayanan pemerintahan dan layanan publik, meliputi fasilitas kesehatan seperti RSUD, rumah sakit swasta, puskesmas, dan klinik. Selain itu, ia juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/SMK, akses darat (jalan nasional, provinsi, kabupaten/kota, hingga jalan desa), serta perekonomian daerah seperti pasar, warung, kedai, restoran, toko, dan hotel atau penginapan.

Baca Juga :  DLH Aceh Besar Giat Bersihkan Sampah dan Tata Taman, Wujudkan Lingkungan Sehat

Tak hanya itu, aktivitas sosial masyarakat termasuk rumah ibadah juga menjadi perhatian dalam evaluasi pemulihan pascabencana.
“Semoga kondisi daerah pasca musibah banjir dapat kembali normal. Terima kasih atas kerja keras seluruh pimpinan daerah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat,” ujar Mendagri.

Baca Juga :  DPMG Catat 220 BUMG di Aceh Besar Masuk Kategori Berkembang

Mendagri mengakui bahwa bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berdampak signifikan terhadap aktivitas perekonomian masyarakat dan pelayanan publik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Pusat bersama kementerian terkait dan seluruh pemangku kepentingan telah bergerak cepat dalam penanganan bencana tersebut.

“Rakor ini sangat penting untuk mengetahui langkah-langkah serta berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam pemulihan pascabencana, sehingga perekonomian daerah dapat segera bangkit kembali,” tutup Tito Karnavian.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Pemkab Aceh Barat Gelar Shalat Istisqa

Nasional

Peluncuran Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Diundur ke 21 Juli 2025, Lokasi Tetap di Klaten

Aceh Barat

Ny. Afrinda Novalia Ikuti HKG PKK Nasional 2026, Perkuat Sinergi Pemberdayaan Keluarga

Aceh Besar

Kunjungi SDN Neusok, Camat Darul Kamal Tekankan Pentingnya Lingkungan Sekolah Ramah Anak

Aceh Barat

Tekankan Pendapatan Daerah, Pemkab Aceh Barat Bentuk Satgas Optimalisasi PAD

Pemerintah

Pemkab Aceh Utara Salurkan 11 Mesin Jahit untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Aceh Besar

Disdikbud Aceh Besar Gelar Pelatihan 304 Operator Sekolah untuk Perbarui Data DAPODIK

Aceh Besar

Pole­mik SK Bupati Aceh Besar, Warga Indrapuri Soroti Penunjukan Imum Chik Masjid Abu Indrapuri