Home / Sport

Kamis, 17 September 2026 - 14:39 WIB

KONI Banda Aceh Gelar Raker 2026, Matangkan Persiapan Menuju PORA XV Aceh Jaya

mm Redaksi

Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh H. Heri Julius menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja KONI Tahun 2026 sebagai persiapan menuju PORA XV Aceh Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh H. Heri Julius menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja KONI Tahun 2026 sebagai persiapan menuju PORA XV Aceh Jaya. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banda Aceh menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk menyatukan visi dan menyusun program pembinaan olahraga menuju Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya.

Raker yang mengusung tema “Banda Aceh Kota Kolaborasi, Bersama Kita Bangun Prestasi” ini dihadiri Wali Kota Banda Aceh yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Said Fauzan, Ketua Umum KONI Aceh yang diwakili Wakil Ketua, Kepala Dispora Kota Banda Aceh yang diwakili Kabid Prestasi, Dewan Kehormatan KONI, jajaran pengurus KONI, para ketua dan pengurus cabang olahraga (cabor) se-Kota Banda Aceh, pelatih, pembina, serta insan olahraga.

Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh H. Heri Julius, S.Sos MM, dalam sambutannya menegaskan, Raker bukan sekadar agenda administratif, melainkan momentum untuk menyatukan langkah, mengevaluasi capaian, dan menetapkan arah perjuangan olahraga Banda Aceh.

“Rapat kerja hari ini bukan sekadar agenda organisasi. Ini adalah forum strategis untuk menyatukan langkah, menyusun program, mengevaluasi capaian, serta menetapkan arah perjuangan olahraga Kota Banda Aceh menuju PORA XV Aceh Jaya dan event besar lainnya,” tegasnya.

Baca Juga :  PSSI Buka Pendaftaran Akreditasi Media untuk Piala Kemerdekaan 2025

Ia menekankan, PORA bukan hanya soal medali, tetapi tentang harga diri, pembinaan, dan nama baik Kota Banda Aceh. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara terarah, terukur, dan terkoordinasi sejak dini.

“Target prestasi tidak boleh hanya menjadi slogan. Harus diterjemahkan menjadi program latihan, kesiapan atlet, kualitas pelatih, kelengkapan administrasi, kesiapan sarana dan prasarana, dukungan pendanaan, serta sistem pembinaan yang jelas,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri antar cabor.

“Jangan sampai atletnya siap, tetapi administrasinya bermasalah. Jangan sampai pelatihnya siap, tetapi programnya tidak terukur. Dan jangan sampai target medali sudah ditetapkan, tetapi persiapannya baru dilakukan menjelang pertandingan. Persiapan untuk PORA harus dimulai dari sekarang,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Banda Aceh di PORA XV bukanlah keberhasilan ketua umum atau pengurus semata, melainkan keberhasilan bersama seluruh cabor.

Baca Juga :  Dirresnarkoba Polda Aceh Tekankan Pentingnya Kesehatan Personel Lewat Olahraga Rutin

“Kota Banda Aceh memiliki potensi atlet yang luar biasa. Tugas kita adalah bagaimana potensi tersebut kita bina menjadi prestasi. Kita harus memberikan ruang kepada atlet-atlet muda untuk berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Banda Aceh Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Said Fauzan, yang mewakili Wali Kota Banda Aceh menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar soal prestasi, melainkan wadah pembentukan karakter generasi muda.

“Bagaimana anak-anak kita di olahraga belajar disiplin, bekerja keras, mengenal aturan, serta memupuk jiwa ksatria, bagaimana menyikapi kemenangan dan menerima kekalahan dengan lapang dada. Oleh karena itu, berbicara tentang olahraga, kita berbicara tentang masa depan generasi muda Banda Aceh,” kata Said.

Dalam kesempatan itu, Said menekankan perlunya memperkuat sistem pembinaan yang berkelanjutan.

“Kita perlu memperkuat sistem. Mengingat sejarah, Banda Aceh tidak pernah kekurangan generasi muda yang berbakat. Sehingga perlu pembinaan yang berkelanjutan mulai dari usia dini hingga peningkatan kualitas pelatih,” ujarnya.

Baca Juga :  Afdhal Buka Olimpiade Catur Pos Aceh, 200 Peserta Ramaikan

Terkait PORA XV, Said menyebut ajang tersebut sudah di depan mata. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Aceh, PORA akan berlangsung tahun ini, dan Banda Aceh menargetkan hasil maksimal.

“PORA di Aceh Jaya 2026 sudah dekat di depan mata sebagaimana Surat Keputusan Gubernur tahun ini. Namun target kita jelas, KONI Kota Banda Aceh adalah juara umum,” tegasnya.

Ia berharap target juara umum tersebut dapat tercapai, berkaca pada capaian sebelumnya.

“Mudah-mudahan menjadi harapan kita bersama. Seperti di Pidie Jaya lalu kita berada di posisi kedua dan di Aceh Besar di peringkat ketiga. Banda Aceh, mudah-mudahan target juara umum di Aceh Jaya,” tutup Said.

Melalui Raker ini, KONI Banda Aceh menargetkan lahirnya keputusan dan program kerja yang realistis, optimistis, dan dapat dilaksanakan.

“Banda Aceh bukan hanya ingin ikut PORA. Banda Aceh ingin berprestasi. Banda Aceh ingin memberikan yang terbaik dan mengukir prestasi dengan cara yang bermartabat dan sportif,” pungkas Ketua Umum KONI Kota Banda Aceh. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Sport

Banda Aceh Meriah, The Glory Malahayati Cup Hadirkan Pertandingan Hingga Pameran UMKM

Sport

PSSI Gandeng Nagoya Grampus Gelar Coaching Clinic dan Talkshow di Jakarta

Sport

Alif Ramadhan Persembahkan Medali Perunggu untuk Aceh di Sumut National Taekwondo Championship 2026

Sport

Vietnam Kalahkan Indonesia 4-0 di Semifinal AFF U-19

Sport

Kutaraja Aceh FC Siap Berlaga di Turnamen BSN CUP 2026

Sport

Wamenhan Donny Taufanto Sabet Gelar Juara Veteran di Turnamen Tenis HUT BPJS Kesehatan ke-57

Sport

All Stars Bandung Juara HYDROPLUS Piala Pertiwi U14 & U16 2025, Indira Fatima Jadi Penentu

Sport

Wamenpora Dukung Rencana Pembangunan GOR di Dogiyai Papua Tengah