Home / Hukrim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Video Kekerasan terhadap Pelajar Viral, Polres Bener Meriah Tetapkan Dua Tersangka

mm Rahmat Ramadhan

Foto: Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Julpandi, S.E., M.H.(dok:Ist)

Foto: Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Julpandi, S.E., M.H.(dok:Ist)

Bener Meriah – Polres Bener Meriah menetapkan dua pelajar sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak yang videonya viral di media sosial. Penetapan tersebut dilakukan Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bener Meriah setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti.

Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Julpandi, S.E., M.H., mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh keterangan saksi dan alat bukti yang dinilai cukup untuk menentukan status hukum kedua pelajar tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke SPKT Polres Bener Meriah melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/47/VIII/2026/SPKT/Polres Bener Meriah/Polda Aceh, tertanggal 23 Agustus 2026.

Baca Juga :  Eks Vokalis Band Aceh Ditangkap Bawa 1,8 Kg Sabu

Dalam perkembangan penyidikan, polisi menetapkan dua pelajar berinisial RA (17) dan HR (16) sebagai tersangka. Keduanya masih tergolong anak sehingga proses hukum dilakukan dengan mengacu pada Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Sementara itu, korban berinisial T (16), seorang pelajar yang berdomisili di Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Datu Beru Takengon.

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa enam orang saksi. Penyidik juga mengamankan pakaian yang digunakan saat kejadian serta rekaman video yang tersimpan di telepon seluler sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Oknum Prajurit TNI Diduga Pukul Warga di Aceh Barat, Korem 012/Teuku Umar Fasilitasi Mediasi Damai

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut bermula ketika korban diduga tidak terima setelah mendapat teguran dari RA. Persoalan itu kemudian berlanjut hingga korban mengajak RA untuk berkelahi satu lawan satu di belakang lingkungan SMA Unggul Binaan Pante Raya.

Namun, dalam perkembangannya, perkelahian tersebut melibatkan RA dan HR dengan korban. Peristiwa itu kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial hingga mendapat perhatian masyarakat.

Meski telah menetapkan dua tersangka, penyidik masih melanjutkan proses hukum dengan melengkapi berkas perkara serta melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga :  Aceh Besar Tegaskan Penegakan Qanun Jinayat, 7 Pelaku Pesta Miras dan Seks Dicambuk

Terhadap korban juga telah dilakukan pemeriksaan CT Scan. Namun, hasil resmi pemeriksaan dari Rumah Sakit Datu Beru masih menunggu penerbitan.

Polres Bener Meriah turut berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bener Meriah dalam proses penanganan perkara.

Selanjutnya, penyidik akan berkoordinasi dengan Bapas Kelas II Lhokseumawe, Pekerja Sosial (Peksos) Bener Meriah serta Jaksa Penuntut Umum (JPU), sekaligus melengkapi berkas perkara.

Polisi memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum, dengan tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak serta mengedepankan proses penyidikan yang objektif untuk mengungkap seluruh fakta kejadian.(*)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Polda Aceh Jelaskan Kasus Pencurian Mesin Kopi yang Berujung Penganiayaan Anak di Aceh Tengah
Pengguna Sabu Aceh Utara

Hukrim

Pengguna Sabu Aceh Utara Ditangkap, Resahkan Warga

Hukrim

Polres Lhokseumawe Patroli Malam Cegah Aksi Kejahatan

Hukrim

Satgas Bais TNI, Kodam IM dan Imigrasi Aceh Amankan 2 WNA

Hukrim

Satresnarkoba Polres Bener Meriah Amankan 2,3 Kg Ganja dari Warga Aceh Utara

Hukrim

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Hukrim

Kejati Aceh dan Pelindo Regional I Tanda Tangani Perjanjian Kerja Sama Penanganan Hukum

Hukrim

Kasatpol PP/WH Banda Aceh: Penanganan Perkara Pelanggaran Syariat Sesuai Ketentuan Hukum