Home / Aceh Besar

Senin, 8 Desember 2025 - 16:53 WIB

Kemendagri Apresiasi Aceh Besar dalam Pengendalian Inflasi, Waspada Kenaikan Harga Jelang Nataru

mm Tiara Ayu Juneva

Pemkab Aceh Besar mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Kemendagri secara virtual dari Kota Jantho, Senin (8/12/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Kemendagri secara virtual dari Kota Jantho, Senin (8/12/2025). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual, Senin (8/12/2025). Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama unsur Forkopimda mengikuti rakor tersebut dari Kota Jantho.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Drs. H. Tomsi, M.M., yang dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) atas kinerja dalam menjaga stabilitas harga.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah karena menjaga inflasi kita dalam angka ideal 2,27 persen di bulan Januari hingga November 2025,” ujar Tomsi.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrim, Bupati Aceh Besar Himbau Masyarakat Tetap Waspada

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut sangat signifikan mengingat Indonesia merupakan negara produsen sekaligus konsumen. Di tengah tekanan global, terutama lonjakan harga emas dunia, kemampuan menjaga inflasi tetap stabil menjadi prestasi tersendiri.

“Dalam kondisi tekanan inflasi global, kita bisa mengendalikan inflasi dengan baik,” tambahnya.

Tomsi mengingatkan bahwa tahun 2025 hanya menyisakan satu bulan efektif. Pemerintah daerah diminta tidak lengah, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), yang identik dengan potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Syech Muharram Minta Pembangunan SPAM Aceh Besar-Banda Aceh Dikebut, Guna Jaga Stok Air Saat Kemarau

Kementerian Perdagangan diminta memastikan tidak ada kenaikan harga komoditas strategis, khususnya minyak goreng bersubsidi Minyak Kita. Sementara itu, pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi serta meningkatkan pengawasan harga langsung di tingkat pasar dan distributor bawah.

Sekjen berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga stabilitas harga dan pasokan, sehingga perayaan Nataru berjalan kondusif tanpa gejolak inflasi.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Terima Kunjungan Staf Ahli Mendagri Bahas Penguatan Siskamling

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, SE MT, mengatakan bahwa bencana yang melanda tiga provinsi, terutama Aceh, turut memicu kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH).

“Beberapa komoditi mengalami kenaikan harga akibat banjir dan terputusnya jalur transportasi, seperti cabai, bawang, dan minyak goreng,” ungkap Darwan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Anggota DPRK Aceh Besar Lobi Proyek Smart City Ke Investor Korea Selatan

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikut Rakor Nasional Evaluasi Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera

Aceh Besar

Ketua TP-PKK Aceh Besar Apresiasi Bakti Sosial Edukasi Kesehatan HIMAB di Lamtamot

Aceh Besar

Dinkes Aceh Besar Salurkan Donasi Rp49,9 Juta dan Obat-obatan untuk Korban Banjir, Wabup Syukri Apresiasi

Aceh Besar

Aceh Besar Susun Roadmap Pengendalian Inflasi 2025-2027, Target Harga Stabil dan Pasokan Aman

Aceh Besar

Aceh Besar Siap Jadi Pusat Ekonomi Kreatif dan Wisata Syariah

Aceh Besar

FGD MES Aceh Besar Rumuskan Topik Seminar Ekonomi Syariah, Wabup Tekankan Sinergi Intelektual

Aceh Besar

Dinas Pangan Aceh Apresiasi Teknologi Minapadi, Panen Perdana Berhasil Tingkatkan Produktivitas