Home / Aceh Besar / Daerah / News

Jumat, 9 Mei 2025 - 20:32 WIB

Anggota DPRK Aceh Besar Lobi Proyek Smart City Ke Investor Korea Selatan

Redaksi

DPRK ACEH BESAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Wiki Noviandi dan Andry Kusmayadi, foto bersama dengan investor asal Korea Selatan di Surabaya, Jumat (9/5/2025).

DPRK ACEH BESAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Wiki Noviandi dan Andry Kusmayadi, foto bersama dengan investor asal Korea Selatan di Surabaya, Jumat (9/5/2025).

Surabaya – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Wiki Noviandi dan Andry Kusmayadi, melobi investor Korea Selatan untuk membangun proyek Smar City di Aceh Besar.

Mereka adalah perusahaan KOTRA yang berbasis di Korea Selatan yang bergerak di bidang pengembangan smart city.

Pertemuan  rangka menjajaki peluang investasi dan hibah teknologi untuk Kabupaten Aceh Besar tersebut, berlangsung di Surabaya, Jumat (9/5/2025).

Pertemuan yang berlangsung di Surabaya tersebut menjadi kelanjutan dari diplomasi yang telah dirintis Wiki Noviandi sejak awal 2025 saat dirinya bertemu dengan Changho Lee, salah satu tokoh penting di balik pengembangan berbagai proyek smart city di Indonesia, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca Juga :  Polda Aceh Kerahkan 661 Personel Amankan Hari Buruh Internasional

Dalam pertemuan tersebut, Wiki Noviandi memaparkan urgensi penerapan konsep smart city di Aceh Besar.

Menurutnya, smart city bukan sekadar trend teknologi, tetapi merupakan solusi menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi layanan publik, memperkuat sistem keamanan, dan mendorong transparansi tata kelola pemerintahan.

“Smart City ini sebenarnya bukan sekadar trend teknologi, tetapi merupakan solusi menyeluruh untuk meningkatkan efisiensi layanan publik,” kata Wiki dalam keterangannya.

Baca Juga :  Marlina Perkuat PKK Aceh, Jemput Dukungan Nasional demi Dampak Nyata ke Desa

Ia juga menekankan bahwa dengan luas wilayah dan dinamika sosial di Kabupaten Aceh Besar, penerapan teknologi berbasis data dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempercepat pelayanan publik, serta membuka potensi kolaborasi digital di sektor pertanian, pendidikan, dan pariwisata.

Menurutnya, dengan wilayah Aceh Besar yang sangat luas, konektivitas antar wilayah sudah saatnya dilakukan dengan berbasis teknologi untuk mempercepat pelayanan publik, serta membuka potensi kolaborasi digital di sektor pertanian, pendidikan, dan pariwisata.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Paparkan Capaian Strategis Lewat LKPJ 2024

Senada dengan Wiki, Adry Kusmayadi menyatakan bahwa perjuangan mereka melobi investor Korea membuahkan hasil yang positif. CEO ESE Co., Ltd, Park Kyoung Sik, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap potensi Aceh Besar dan menyambut baik paparan kedua anggota dewan tersebut.

“Mereka sangat tertarik dengan visi Aceh Besar dan akan melakukan kunjungan langsung ke Aceh bulan depan untuk membicarakan langkah lanjutan,” ujar Adry.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

RAPI Lokal Baiturrahman Gelar Muslok ke-6, Indra Dwi Putra Terpilih Jadi Ketua Baru

Daerah

Distribusi Air PDAM Tirta Mountala Kota Jantho Terganggu Akibat Kebocoran Pipa Induk

Aceh Besar

Letkol Inf Jahrul Fahmi Resmi Jabat Komandan Yonif 117/Ksatria Yudha

Daerah

DPRA Minta Perusahaan di Aceh Gunakan Plat BL

Aceh Besar

Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Aceh Besar Matangkan Penanganan dan Distribusi Air Bersih

News

Waled di Nagan Raya ‘Makan’ Korban, Santri Dirudapaksa Pimpinan Pesantren, Diancam dan KK Berpindah

Daerah

Dinsos Bener Meriah Luncurkan 241 Kursi Roda untuk Lansia & Disabilitas

Daerah

Musliadi Menang Telak di Pilkades Desa Jamur Ujung