Home / Aceh Besar / Pemerintah

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:57 WIB

FGD MES Aceh Besar Rumuskan Topik Seminar Ekonomi Syariah, Wabup Tekankan Sinergi Intelektual

mm Redaksi

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil pimpin rapat FGD Masyarakat Ekonomi Syariah Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (25/02026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil pimpin rapat FGD Masyarakat Ekonomi Syariah Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (25/02026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Aceh Besar di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan pra talk show tersebut mengangkat tema “Sinergi Intelektual dalam Ketahanan Ekonomi dan Mencetak Generasi Unggul” dan melibatkan berbagai unsur penting, di antaranya Asisten II Sekdakab Aceh Besar, Ketua Kadin Aceh Besar, Kepala Dinas Syariat Islam, Kepala Baitul Mal, perwakilan MPD, MAA, MPU, Dinas Dayah, MES, hingga Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

Tindak Lanjut Audiensi

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa FGD tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi antara MES dan ICMI bersama pemerintah daerah. Ia menyampaikan bahwa Bupati Aceh Besar mendorong agar topik seminar ekonomi syariah dirumuskan secara matang dan disepakati bersama berbagai unsur.

Baca Juga :  Bupati Minta Sinergi Penuh Susun Anggaran Aceh Besar 2026

“Hasil audiensi MES dan ICMI bersama pemerintah daerah mengarah pada perlunya kesepakatan bersama terkait topik seminar, agar benar-benar fokus pada penguatan ekonomi syariah,” ujarnya.

Menurutnya, sebelumnya telah dilakukan musyawarah kecil antara MES dan ICMI, yang kemudian disepakati untuk diperluas melalui forum FGD agar pembahasan lebih komprehensif dan inklusif.

Bahas Isu Aktual Ekonomi Syariah

Wabup menegaskan, diskusi dalam FGD tidak hanya bersifat formal, tetapi diharapkan berlangsung santai, terbuka, dan produktif guna melahirkan gagasan strategis.

Baca Juga :  Lantik Pejabat Tinggi Pratama, Bupati Aceh Besar: Jabatan Amanah, Bukan Kepentingan Pribadi

Ia juga menyoroti pentingnya membahas isu-isu aktual yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat di daerah yang menerapkan Syariat Islam seperti Aceh Besar. Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diselaraskan antara praktik ekonomi sehari-hari dengan prinsip syariah.

“Di satu sisi kita adalah daerah Syariat Islam, namun di sisi lain masih ada persoalan dalam kehidupan sehari-hari yang perlu kita kaji bersama, termasuk praktik perbankan dan dinamika kenaikan harga emas yang berdampak pada ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Harapkan Rekomendasi Konkret

Diskusi FGD difokuskan pada penerapan ekonomi syariah secara nyata di Aceh Besar, termasuk penguatan peran lembaga terkait, ulama, akademisi, serta pelaku usaha dalam mendukung kebijakan ekonomi daerah berbasis syariah.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Utara Salurkan 11 Mesin Jahit untuk Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

Wabup juga mengapresiasi kehadiran Ketua Kadin Aceh Besar sebagai representasi pelaku ekonomi yang memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah daerah.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret dan aplikatif yang menjadi dasar pelaksanaan seminar ekonomi syariah yang direncanakan MES dan ICMI ke depan.

“Kita berharap FGD ini menyamakan persepsi, menyamakan misi, serta melahirkan rekomendasi yang kuat. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi memberi dampak nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Aceh Besar,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Serahkan RPJMD 2025–2029 ke DPRK dalam Sidang Paripurna

Aceh Besar

BPK Serahkan LHP Kinerja UMKM 2024–2025, Aceh Besar Siap Tindaklanjuti Rekomendasi

Aceh Besar

Birokrasi Aceh Besar Disorot, Banyak Jabatan OPD Masih Plt Dinilai Hambat Kinerja Pemerintah

Aceh Besar

Asisten II Sekda Aceh Besar Lepas 90 Tukik di Lhoong, Dorong Kawasan Konservasi Penyu

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Tandatangani MoU dengan Kemenhub untuk Pengembangan SDM Transportasi Aceh Barat

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Muharram Idris Sambangi Puskesmas Lhoong

Aceh Besar

Rahmawati Resmi Jabat Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar

Aceh Besar

YARA Kritik DPRK Aceh Besar Bungkam Soal THR Guru, Dana Disebut Sudah Ada di Kas Daerah