Home / Pendidikan

Senin, 15 September 2025 - 07:00 WIB

IAIN Ponorogo Resmi Berstatus UIN Kiai Ageng Muhammad Besari

mm Redaksi

Menag menandatangani prasasti peresmian gedung PSB. dok. Kemenag RI

Menag menandatangani prasasti peresmian gedung PSB. dok. Kemenag RI

Ponorogo – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo resmi beralih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari. Peresmian dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pada Minggu (14/9/2025), sekaligus meresmikan Gedung Pusat Sumber Belajar yang akan difungsikan sebagai pusat pendidikan dan kantor layanan.

Menag menyampaikan harapannya agar perubahan status ini menjadikan UIN Ponorogo lebih produktif dalam melahirkan generasi muda berakhlak, berilmu, dan berdaya saing global. “Saya bangga dengan kampus-kampus yang bersih, asri, disiplin, dengan mahasiswa produktif dan sopan, serta dosen-dosen kreatif. InsyaAllah UIN Ponorogo bisa menjadi kampus yang membanggakan,” ujarnya.

Baca Juga :  Keuchik Beurawe Bantu Meringankan Beban Keluarga Kurang Mampu Lewat Bantuan Perlengkapan Sekolah

Ia menegaskan, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki peran lebih luas dibanding kampus umum. “Kampus UIN harus berbeda. Bukan hanya lembaga akademik, tetapi juga institusi dakwah. PTKIN tidak cukup hanya melahirkan ilmuwan, tapi juga intelektual dan cendekiawan,” tegas Menag.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Usul Bangun Sekolah Unggul Garuda Baru di Kuta Malaka Aceh Besar

Dalam sambutannya, Menag juga menyoroti suasana kampus UIN Ponorogo yang hijau dan asri sebagai salah satu keunggulan. “Kampus ini indah, hijau, dan sejuk. Banyak pepohonan dan hewan di sekitarnya. Suasana seperti ini akan membuat mahasiswa betah belajar,” katanya.

Ia menekankan bahwa keasrian kampus harus diimbangi dengan peningkatan kualitas akademik dan karakter mahasiswa. “Prasarananya sudah bagus, tinggal bagaimana kita merawatnya. Yang lebih penting adalah manusianya. Produk yang lahir dari UIN Ponorogo harus hebat dan terkenal, menjadi kebanggaan Ponorogo bahkan Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga :  UIN Surakarta Hadirkan Kelas Penyelesaian Sengketa Pemilu Pertama di Indonesia

Acara peresmian ini turut dihadiri Rektor UIN Ponorogo, Bupati Ponorogo, Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kepala Kankemenag Ponorogo, serta para rektor PTKIN dari berbagai daerah.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

SMA N 3 Simeulue Tengah Bagi-Bagi Takjil, Perkuat Nilai Kepedulian di Bulan Ramadhan 

Pendidikan

Gaji Guru Tak Dibayar, Pengamat Kritik Program Tahfidz Aceh Besar

Aceh Besar

Aceh Besar Jadi yang Pertama di Aceh, Disdikbud Gelar Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat SMP

Pemerintah Aceh

Akademisi Jebolan Harvard Ajak Disdik Berani Berinovasi untuk Bangkitkan Mutu Pendidikan

Daerah

Bupati Aceh Besar Lantik 6 Kepsek dan Serahkan SK Perpanjangan 356 Formasi Guru PPPK

Aceh Besar

Sekolah di Aceh Besar Dilarang Lakukan Study Tour dan Wisuda, Hingga Perpisahan

Pendidikan

Wamenag Dorong PTKIN Fokus Halal Industri dan Manajemen Pesantren

Pendidikan

Madrasah DKI Jakarta Sabet 33 Medali di SEOC 2025 Malaysia