Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:31 WIB

Akademisi Jebolan Harvard Ajak Disdik Berani Berinovasi untuk Bangkitkan Mutu Pendidikan

mm Redaksi

Reza Indria. Foto: Dok. Disdik Aceh

Reza Indria. Foto: Dok. Disdik Aceh

Banda Aceh – Akademisi UIN Ar-Raniry, Reza Idria, yang meraih gelar doktor dari Harvard University, menyerukan pentingnya inovasi dan refleksi mendalam dalam dunia pendidikan agar Ace mampu bersaing di tingkat global.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Sharing Season bersama jajaran Dinas Pendidikan Aceh, Jumat (24/10/2025), yang turt dihadiri Plt. Kepala Disdik Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP.

Dalam paparannya, Reza menyoroti sejumlah masalah mendasar dalam pendidikan nasional, termasuk rendahnya kemampuan literasi, numerasi, dan sains pelajar Indonesia. “Hasil survei seperti PISA menunjukkan kita mash tertinggal dari negara tetangga. Ini bukan soal kecerdasan, tapi soal sistem dan budaya belajar,” ujarnya.

Baca Juga :  MTU Aceh Bina Siswa SMKN 1 Bireuen Jadi Tenaga Siap Kerja

la menilai, salah satu akar persoalan adalah orientasi pendidikan yang lebih mengejar kuantitas dibanding kualitas. Banyak kampus, katanya, hanya fokus pada jumlah mahasiswa, bukan pada mutu lulusan.

Menurut Reza, negara-negara maju seperti Belanda, Singapura, dan Amerika Serikat berani berinvestasi besar dalam riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia. “Kalau ingin maju, kita tidak bisa berpikir kecil. Harus ada kebijakan besar yang berpihak pada kualitas pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Mualem Hadiri Zikir Akbar di Makam Sultan Iskandar Muda

la juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat. “Belajar itu tidak berhenti setelah lulus sekolah atau kuliah. Belajar adalah proses hidup,” tegasnya.

Reza berharap Aceh dapat memanfaatkan keistimewaan daerah untuk berinvestasi pada peningkatan kualitas guru, literasi, dan kemampuan teknologi digital.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Instalasi Rehabilitasi Terpadu Kuta Malaka, Harapan Baru bagi Penyintas Kesehatan Jiwa

“Kalau kita ingin mengejar ketertinggalan, tidak bisa dengan cara-cara biasa. Harus berani mengambil langkah baru yang berani dan terarah,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Disdik Aceh untuk mempertemukan gagasan praktis birokrasi dengan pandangan akademik kelas dunia, membuka rang kolaborasi antara disiplin dan inovasi untuk kemajuan pendidikan Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Resmi Ditetapkan 12 Februari 2026, APBA Aceh Langsung Direalisasikan untuk Dorong Ekonomi dan Pasar Murah

Pemerintah Aceh

Taufik Tekankan SKPA Segera Verifikasi Data Perubahan RKPA 2026

Pemerintah Aceh

Lintasan RoRo Jakarta–Malahayati Segera Beroperasi, Dorong Logistik dan Ekonomi Aceh

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Perempuan Banda Aceh Kuasai Public Speaking untuk Perkuat Peran di Masyarakat
Banjir Aceh Jaya

Pemerintah Aceh

Banjir Aceh Jaya, Pemerintah Aceh Gerak Cepat Salurkan Bantuan

Ekbis

Hilirisasi Blok Andaman Diminati Sejumlah Korporasi, Aceh Siapkan Ekosistem Investasi

Daerah

KPM Tematik 2026 UNADA Gelar Seminar Peran Generasi Z dalam Mengawal Syariat Islam

Daerah

Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Banjir di Aceh Utara, Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi