Home / Parlementarial

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:31 WIB

Lonjakan Anjing Liar di Banda Aceh Ganggu Warga, Komisi III DPRK Minta Penertiban Segera

mm Redaksi

Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad. Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad. Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Meningkatnya jumlah anjing liar yang berkeliaran di sejumlah gampong dalam wilayah Kota Banda Aceh kian meresahkan masyarakat. Dalam beberapa waktu terakhir, laporan warga terkait gangguan anjing liar terus bertambah, terutama di kawasan Gampong Lamgugob, Gampong Pineung, Gampong Mulia, serta beberapa gampong lainnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, mendesak Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh untuk segera mengambil langkah konkret dalam menertibkan anjing liar yang dinilai mulai mengganggu kenyamanan dan ketertiban warga.

Baca Juga :  Irwansyah: Tempat Usaha Kuliner di Banda Aceh Wajib Sediakan Mushala dan Jaga Kebersihan

“Saya harap DP2KP Kota Banda Aceh bisa segera menertibkan kawanan anjing liar yang semakin banyak berkeliaran di pemukiman warga. Sudah banyak masyarakat yang melapor dan mengalami kerugian akibat lonjakan jumlah anjing liar ini,” ujar Tuanku.

Menurutnya, gangguan yang ditimbulkan bukan hanya sebatas memasuki pekarangan rumah warga, tetapi juga masuk ke tempat ibadah serta merusak barang-barang milik masyarakat, seperti peralatan rumah tangga, sandal, hingga pakaian. Selain itu, anjing liar juga kerap mengacak-acak sampah yang telah ditempatkan warga sebelum diangkut oleh armada kebersihan.

Baca Juga :  Nasir Djamil Apresiasi Polri dalam Vonis Alice Guo

Ia juga menekankan pentingnya langkah cepat guna mencegah risiko gigitan anjing yang berpotensi menyebabkan penyakit rabies.

“DP2KP harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengambil langkah nyata seperti operasi tangkap, sterilisasi, vaksinasi, maupun relokasi anjing liar demi menjaga ketertiban umum dan mencegah penyakit berbahaya seperti rabies,” tegasnya.

Baca Juga :  Musriadi: IPM Banda Aceh Bukti Pembangunan Berjalan Baik

Situasi ini dinilai semakin krusial mengingat saat ini masyarakat tengah menjalankan ibadah di bulan Ramadhan, di mana aktivitas warga meningkat hingga larut malam. Keberadaan anjing liar yang berkeliaran dikhawatirkan mengganggu rasa aman masyarakat saat pergi maupun pulang dari tempat ibadah.

Warga berharap pemerintah kota segera mengambil tindakan agar suasana Ramadhan tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Momentum Lebaran 2026, HT Ibrahim Sambut Warga dalam Open House di Darussalam Aceh Besar

Parlementarial

Salihin: Revisi UUPA dan Keberlanjutan Otsus Sangat Penting untuk Aceh

Parlementarial

200 Kecamatan dan 3.038 Gampong Terdampak, DPRA Komisi II Fokus Penyusunan R3P Hidrometeorologi

Parlementarial

DPR Aceh Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Fokus pada Isu Strategis dan Kebutuhan Masyarakat

Parlementarial

Pasca Lebaran 2026, Sekretariat DPRA Tancap Gas Pelayanan dan Perkuat Disiplin ASN

Nasional

HT Ibrahim Nilai Kinerja Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah Tunjukkan Tren Positif Keamanan Daerah

Parlementarial

Kampung Nelayan Merah Putih di Toli-Toli Jadi Wujud Kemandirian Ekonomi Nelayan

Parlementarial

Terima RKUA-PPAS 2027, DPRK Banda Aceh Soroti Infrastruktur, Waterfront City hingga Penanganan Narkoba