Home / Parlementarial / Pemerintah Aceh / Politik

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:12 WIB

Salihin: Revisi UUPA dan Keberlanjutan Otsus Sangat Penting untuk Aceh

mm Redaksi

Suasana rapat pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus Aceh yang diikuti sejumlah anggota DPRA bersama pihak terkait di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Suasana rapat pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus Aceh yang diikuti sejumlah anggota DPRA bersama pihak terkait di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Usai mengikuti agenda pembahasan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan keberlanjutan dana Otonomi Khusus (Otsus) di Jakarta, Wakil Ketua III DPRA, Salihin menegaskan bahwa perjuangan tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan menyangkut masa depan Aceh.

Hal tersebut disampaikan Salihin saat ditemui wartawan setibanya di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Selasa (26/5/2026). Ia menyebutkan, pembahasan di tingkat pusat menjadi momentum penting untuk memastikan kepentingan Aceh tetap mendapat perhatian, terutama terkait keberlanjutan pembangunan dan penguatan posisi Aceh dalam kerangka kekhususan daerah.

Baca Juga :  Sekda Aceh Membahas usulan Renaksi K/L dan R3P Hidrometeorologi Aceh di Bappenas

“Yang sedang diperjuangkan ini bukan hal kecil. Ini menyangkut bagaimana Aceh ke depan tetap punya kekuatan untuk membangun, bagaimana pembangunan terus berjalan, dan bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat yang lebih baik,” ujar Salihin.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, agenda pembahasan di Jakarta turut dihadiri Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Ketua DPRA, Zulfadhli, sejumlah anggota DPRA, serta unsur Pemerintah Aceh lainnya yang ikut mengawal pembahasan revisi UUPA dan keberlanjutan dana Otsus.

Menurut Salihin, kebersamaan seluruh unsur Aceh dalam pembahasan tersebut menunjukkan adanya keseriusan untuk memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Ia menilai, revisi UUPA dan keberlanjutan Otsus bukan hanya berdampak pada pemerintah, tetapi juga berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat Aceh dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Konsulat Jenderal Australia

“Yang diperjuangkan ini bukan untuk hari ini saja, tetapi untuk masa depan Aceh. Kita ingin pembangunan tetap berjalan, kesempatan semakin terbuka, dan masyarakat merasakan kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.

Sebelum meninggalkan area bandara, Salihin juga meminta doa masyarakat Aceh agar seluruh perjuangan yang sedang dilakukan bersama Pemerintah Aceh dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi daerah.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

“Mohon doa seluruh rakyat Aceh. Mudah-mudahan apa yang sedang diperjuangkan ini membawa manfaat besar bagi daerah kita,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembahasan di Jakarta tidak hanya menyangkut keberlanjutan dana Otsus, tetapi juga terkait kewenangan Aceh yang menjadi perhatian utama dalam revisi UUPA.

“Ini bukan hanya persoalan Otsus. Ada hal yang sama pentingnya, yakni bagaimana kewenangan Aceh tetap diperkuat dan dijaga. Karena pada akhirnya, semua ini bermuara pada satu tujuan, yaitu memastikan Aceh bisa membangun lebih baik untuk rakyatnya,” tutup Salihin.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Politik

Komisi II DPR Dorong Standar Biaya Rapat Hotel untuk Efisiensi Anggaran

Politik

Ribuan Warga Sambut Rival Amiruddin di Aceh, PSI Siap Kerja Nyata

Pemerintah Aceh

Rapat Rehabilitasi Pascabencana, Wagub Aceh Soroti Dana Tunggu Hunian dan Program Bappenas

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Ajak Perusahaan Global Investasi Sawit Berkelanjutan, Aceh Bebas Deforestasi

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Dampingi Mensos dan Mendagri Serahkan Bantuan Korban Bencana Hidrometeorologi di Aceh Timur

Pemerintah Aceh

MAA Aceh Kritik Penggunaan Baju Adat Aceh di Video Greetings Bulan Maria oleh Menag

Politik

Menag Bahas Beasiswa hingga Kursus Singkat dengan Dubes Yordania

Daerah

Serap Aspirasi Warga Dapil III, Hj. Efiaty Gelar Reses Sekaligus Pererat Silaturahmi Bersama Masyarakat Syiah Kuala