Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:23 WIB

Temui Dubes UEA, Fadhlullah Jajaki Investasi Energi dan Pariwisata Aceh

mm Redaksi

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, beserta rombongan bersilaturahmi dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Jakarta, Senin, (25/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, beserta rombongan bersilaturahmi dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar Uni Emirat Arab, Jakarta, Senin, (25/5/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melakukan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar UEA, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Uni Emirat Arab, khususnya di sektor lingkungan hidup, energi, hingga pengembangan pariwisata.

Dalam pertemuan itu, Fadhlullah menegaskan pentingnya kolaborasi internasional guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh.

Ia menyampaikan bahwa Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam dan kawasan konservasi yang harus dijaga bersama, termasuk Kawasan Ekosistem Leuser yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia.

Baca Juga :  Bergerak Bersama PKK: Tri Tito Karnavian dan Marlina Muzakir Berikan Bantuan dan Trauma Healing di Bireuen

“Pelestarian lingkungan menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh. Kami berharap ada kolaborasi yang dapat mendukung perlindungan hutan dan pembangunan berkelanjutan di Aceh,” ujar Fadhlullah.

Selain membahas isu lingkungan, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang kerja sama di sektor energi dan penguatan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Aceh berharap hubungan dengan UEA dapat membuka peluang investasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tegaskan Komitmen Bersama Revisi UUPA

Fadhlullah juga memaparkan potensi besar Aceh di sektor energi terbarukan yang dinilai dapat dikembangkan melalui kemitraan dengan investor internasional.

Tak hanya itu, sektor pariwisata juga menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut, khususnya pengembangan kawasan Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Aceh.

Pengembangan wisata bahari, ekowisata, hingga pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata disebut menjadi bagian dari peluang kerja sama yang dijajaki bersama pihak UEA.

Baca Juga :  Disdik Aceh Himbau Sekolah Tak Wajibkan Wisuda, Utamakan Pemulihan Ekonomi Orang Tua

Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki potensi besar di berbagai sektor strategis yang dapat dikembangkan melalui sinergi dan kemitraan global.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membuka peluang investasi dan program pembangunan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat Aceh,” kata Fadhlullah.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat hubungan antara Pemerintah Aceh dan Uni Emirat Arab, khususnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan ekonomi daerah.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wali Nanggroe Tolak Penambahan Batalyon Bertentangan dengan Perjanjian Damai RI-GAM

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Luncurkan Dashboard Peta Aksi Penanggulangan Bencana di tanggapi.acehprov.go.id

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat
Subroto 2025

Pemerintah Aceh

Aceh Raih Penghargaan Subroto 2025, Apresiasi SDM Energi

Daerah

Total Rp32,15 Miliar Dana Infak BMA Disalurkan kepada 6.431 Mustahik

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Posko Logistik Krueng Geukueh, Pastikan Stok Bantuan Banjir dan Longsor Aman

Parlementarial

DPRA Berikan Sejumlah Rekomendasi atas LKPJ Gubernur Aceh 2025
KUA-PPAS 2026

Pemerintah Aceh

KUA-PPAS 2026 Disetujui, Aceh Dapat Dukungan Penuh Presiden