Home / Ekbis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:11 WIB

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

mm Redaksi

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan pandangan mengenai pengembangan wakaf produktif dalam Seminar Internasional GLOW 2026 di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan pandangan mengenai pengembangan wakaf produktif dalam Seminar Internasional GLOW 2026 di Jakarta. Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat perannya dalam mendorong pengembangan wakaf produktif sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi umat.

Komitmen tersebut ditegaskan BSI dalam The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Forum internasional yang mempertemukan regulator, nazhir, akademisi, serta pelaku industri keuangan syariah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas pemanfaatan wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

Pengembangan wakaf Indonesia masih menyimpan ruang pertumbuhan yang sangat besar. Badan Wakaf Indonesia (BWI) memperkirakan potensi wakaf uang mencapai Rp180 triliun per tahun. Sementara itu, penghimpunan wakaf uang nasional pada 2025 tercatat Rp4,72 triliun dan ditargetkan mencapai Rp4,79 triliun pada 2026.

Besarnya kesenjangan antara potensi dan realisasi tersebut menjadi peluang untuk memperluas literasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat ekosistem pengelolaan wakaf yang produktif, transparan, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Optimalisasi Zakat, Raih Penghargaan Bergengsi

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta mengatakan penguatan wakaf produktif membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar dana sosial syariah mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkesinambungan.

“Wakaf adalah warisan kebaikan yang tidak pernah berhenti mengalir. Melalui kolaborasi, setiap wakaf dapat tumbuh produktif dan menghadirkan harapan bagi lebih banyak orang,” ujar Bob saat menjadi pembicara pada sesi International Seminar GLOW 2026.

Perluas Akses Masyarakat terhadap Wakaf Produktif

Sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU), BSI mengambil peran dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai instrumen wakaf uang.

Salah satunya melalui Cash Waqf Linked Deposit (CWLD), instrumen yang memungkinkan pokok wakaf tetap terjaga, sementara hasil pengelolaannya dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program sosial, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Penutupan WUBI 2026, Illiza Ajak UMKM Aceh Tingkatkan Inovasi dan Akses Pembiayaan

BSI juga menjalankan peran sebagai mitra distribusi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) Ritel seri SWR007, sehingga masyarakat memiliki alternatif untuk berpartisipasi dalam pengembangan wakaf melalui instrumen keuangan syariah.

Selain memperluas pilihan instrumen, BSI mendorong kemudahan berwakaf melalui kanal digital BYOND by BSI. Digitalisasi menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses masyarakat terhadap wakaf sekaligus mendorong partisipasi generasi yang semakin lekat dengan layanan keuangan digital.

Melalui penguatan akses, inovasi produk, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, BSI ingin mendorong transformasi wakaf dari aktivitas filantropi menjadi aset produktif yang manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

BSI memandang pengembangan wakaf produktif membutuhkan ekosistem yang kuat, mulai dari peningkatan literasi masyarakat, penguatan kapasitas nazhir, tata kelola yang amanah, hingga dukungan industri keuangan syariah.

Baca Juga :  Bank Aceh Salurkan Bantuan "Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana di Aceh

GLOW 2026 diharapkan menjadi salah satu katalis untuk memperkuat sinergi tersebut sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mengoptimalkan aset dan dana wakaf bagi pembangunan sosial dan ekonomi.

“Ketika kita bergerak bersama, wakaf dapat menjadi cahaya bagi kesejahteraan umat dan kekuatan bagi ketahanan ekonomi bangsa,” kata Bob.

Dengan jumlah penduduk Muslim yang besar serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang terus berkembang, BSI optimistis Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu rujukan pengembangan wakaf produktif di tingkat global.

BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan akses dan instrumen wakaf yang semakin mudah dijangkau masyarakat serta memperkuat kolaborasi dengan regulator, nazhir, dan seluruh pemangku kepentingan agar wakaf dapat menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang berkelanjutan serta lintas generasi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tingkatkan Layanan Nasabah, BSI Aceh Tetap Buka Pada Hari Libur Nasional

Ekbis

Harga Emas Tembus Rp3,1 Juta per Gram, Minat Investasi Nasabah BSI Melonjak 44 Persen
kereta api

Ekbis

Bayar Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi Byond BSI? Simak Panduan Lengkapnya Yuk!

Ekbis

Inovasi Biodrying RDF Solusi Bangun Indonesia Raih ASEAN Energy Awards 2026 di Filipina

Ekbis

Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026

Ekbis

Pemko Banda Aceh Dukung Pengembangan UMKM, Wali Kota Kunjungi Capli Sambal Ijo

Ekbis

Semakin Dipercaya Masyarakat, Nasabah BSI Region Aceh Naik 31,76% (YoY)

Ekbis

Pemerintah Fokus Percepat Investasi dan Jaga Konsumsi Rumah Tangga