Banda Aceh – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan peninjauan lapangan terhadap progres rehabilitasi Gedung Banda Aceh Academy (BAA) di Jalan Tgk Syech Muda Wali, Selasa (14/07/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembahasan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh Tahun Anggaran 2025.
Dalam peninjauan itu, hadir Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Royes Ruslan, Wakil Ketua Komisi Tuanku Muhammad, Sekretaris Komisi Sofyan Helmi, serta anggota Komisi III Ramza Harli, Faisal Ridha, dan Aulia Rahman. Turut hadir pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banda Aceh.
Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, Royes Ruslan, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan program rehabilitasi Gedung Banda Aceh Academy yang menjadi bagian dari program visi dan misi Wali Kota Banda Aceh.
“Hari ini Komisi III melakukan kunjungan lapangan untuk melihat sejauh mana program pertanggungjawaban tahun 2025, khususnya terkait Banda Aceh Academy,” ujar Royes.
Ia berharap proses rehabilitasi gedung tersebut dapat segera dipercepat sehingga berbagai program Banda Aceh Academy dapat segera direalisasikan.
“Harapan kami rehabilitasi gedung ini bisa dipercepat agar program-program BAA dapat segera berjalan, paling lambat pada tahun 2026,” katanya.
Menurut Royes, berdasarkan hasil peninjauan langsung di lapangan, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang perlu diselesaikan, terutama pada bagian interior gedung.
Politisi Partai Demokrat itu meminta agar penyelesaian pekerjaan dapat dipercepat sehingga Gedung Banda Aceh Academy dapat beroperasi sesuai target yang telah direncanakan.
“Masih ada beberapa bagian yang belum selesai, terutama interior gedung. Kami berharap ini bisa segera dituntaskan agar program tersebut dapat terealisasi dan gedung ini bisa beroperasi pada tahun 2027 sesuai harapan,” pungkasnya.
Editor: Dahlan










