Home / Aceh Besar / Parlementarial

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:16 WIB

Abdus Sabur Soroti Makna Doa dan Musibah dalam Tausyiah Ramadan di Masjid Abu Indrapuri

mm Redaksi

Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Abdus Sabur, menyampaikan tausyiah Ramadan di Masjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Abdus Sabur, menyampaikan tausyiah Ramadan di Masjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Besar – Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Abdus Sabur, mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa, memperkuat kesabaran, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam ceramah Ramadan di Masjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026) malam, bertepatan dengan 7 Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam tausyiahnya, Abdus Sabur menegaskan bahwa doa merupakan salah satu ibadah paling mulia yang mencerminkan ketulusan dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.

“Doa adalah ibadah yang sangat mulia. Di dalamnya ada ketulusan, harapan, dan keyakinan bahwa hanya Allah tempat kita bergantung,” ujarnya di hadapan jamaah.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Bahas 12 Rancangan Qanun Prioritas dalam Proleg 2026

Abdus Sabur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh Besar masa bakti 2024–2028 itu menyampaikan tiga hal penting sebagai renungan umat Islam selama Ramadan.

Pertama, menjaga ketulusan dalam beribadah agar hati meraih kebahagiaan sejati. Kedua, membersihkan diri dari prasangka dan kekecewaan yang dapat merugikan diri sendiri. Ketiga, tidak larut dalam memikirkan ujian yang diberikan Allah, melainkan memperbanyak ikhtiar dan memperkuat ibadah sebagai bentuk usaha yang sungguh-sungguh.

Baca Juga :  Dinas Pangan Aceh Apresiasi Teknologi Minapadi, Panen Perdana Berhasil Tingkatkan Produktivitas

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Ia mengajak jamaah untuk turut mendoakan masyarakat terdampak agar diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Saudara-saudara kita yang terkena musibah tentu ingin tetap bisa beribadah dengan khusyuk, tenang, dan teduh meski dalam keterbatasan. Mari kita doakan agar mereka diberi kesabaran dan Allah gantikan dengan kebaikan,” katanya.

Menurutnya, setiap ujian yang datang merupakan bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya semakin mendekatkan diri dan memperbaiki kualitas keimanan. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sementara balasan sejati berada di akhirat.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Besar Hadiri Maulid, Ajak Teladani Nabi

Tausyiah yang berlangsung khusyuk tersebut ditutup dengan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Tarawih dan Witir berjamaah yang diimami Ustaz Dhiaurahman, Imam Rawatib Masjid Oman Al Makmur, Bandar Baru Lampriek, Kota Banda Aceh.

Momentum Ramadan ini diharapkan menjadi penguat spiritual bagi masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, serta saling menguatkan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Pimpin Upacara Hardikda ke-66, Gubernur Tekankan Pentingnya Pendidikan Unggul

Aceh Besar

BPK Serahkan LHP Kinerja UMKM 2024–2025, Aceh Besar Siap Tindaklanjuti Rekomendasi
Kenduri Maulid

Aceh Besar

Meriah, Dayah Az-Zikru Gelar Kenduri Maulid di Aceh Besar

Parlementarial

Anggota DPRA Khalid Pastikan Pelajar Asing di Aceh Aman dan Terlindungi

Parlementarial

Irwansyah Kunjungi Mahkamah Syar’iyah, Soroti Perceraian dan Kekerasan Seksual Anak

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Gelar Rapat Evaluasi Pembangunan 2025, Fokus Konsistensi RKPD dan Capaian Program

Aceh Besar

Asmadi Syam Resmi Jabat Kasi Pidsus Kejari Aceh Besar Usai Dilantik Kajari

Aceh Besar

Ketua DWP Aceh Besar Tekankan Penguatan Kapasitas Pengurus dan Inovasi Organisasi