Aceh Besar — Proses tender sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Aceh Besar dilaporkan mengalami keterlambatan, sehingga berdampak pada lambatnya serapan anggaran daerah. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi serta menghambat realisasi program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
Keterlambatan tersebut dinilai terjadi akibat belum optimalnya tahapan perencanaan dan pengadaan, yang menyebabkan sejumlah paket pekerjaan belum dapat dieksekusi sesuai jadwal. Situasi ini berpotensi membuat perputaran ekonomi di sektor konstruksi melambat, terutama yang bergantung pada proyek-proyek pemerintah.
Sejumlah pihak menilai, jika kondisi ini terus berlanjut, maka target pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Aceh Besar dapat ikut terdampak. Selain itu, keterlambatan realisasi anggaran juga berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada proyek pemerintah.
Pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan serta memperkuat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Editor: Dahlan











