Bener Meriah – Upaya keras Polres Bener Meriah dalam memutus peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Seorang pria berusia 51 tahun berinisial HTS diringkus aparat Satuan Reserse Narkoba pada Selasa (18/11/2025), setelah kedapatan menyimpan ganja siap edar seberat 1,2 kilogram di sebuah rumah di Kampung Rime Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo.
Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengungkapkan, penangkapan itu bermula dari laporan warga pada pukul 14.30 WIB tentang sebuah rumah yang sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkoba. “Menindaklanjuti laporan tersebut, KBO Satresnarkoba bersama Kanit Opsnal dan personel opsnal segera melakukan penyelidikan,” ujarnya.
Saat tim tiba di lokasi, suasana rumah tampak mencurigakan. Petugas mendapati HTS, warga Desa Paseh, Kecamatan Juli, Bireuen, sedang berada di dalam. Penggeledahan langsung dilakukan, dan polisi menemukan tumpukan paket ganja yang dikemas dalam plastik berbagai ukuran, satu ponsel, dan timbangan digital yang diduga digunakan untuk menakar barang haram tersebut.
Barang bukti yang disita meliputi satu paket ganja dibalut koran dan plastik biru, satu paket ganja dalam plastik biru, tiga paket ganja dalam plastik hitam, satu paket ganja dalam plastik klip merah, satu unit handphone Itel warna krem, serta satu unit timbangan digital. Total berat bruto mencapai 1,2 kilogram. Tersangka tak berkutik dan mengakui seluruh barang itu miliknya.
“Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Satresnarkoba Polres Bener Meriah untuk penyidikan lanjutan,” kata Kapolres.
Penyidik kini telah memeriksa saksi-saksi, termasuk dua personel Polri yang ikut dalam penindakan, serta menggali keterangan dari HTS. Polisi juga tengah menelusuri jaringan yang lebih besar dan merencanakan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti di Labfor Polri Cabang Medan.
“Setelah pemberkasan selesai, kasus akan kami limpahkan ke Jaksa Penuntut Umum beserta tersangka dan barang buktinya,” tambah AKBP Aris.
Polres Bener Meriah menegaskan komitmen memberantas peredaran narkotika dan mengajak masyarakat untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan demi melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.***
Editor: DahlanReporter: Syaiful AB













