Home / Hukrim

Selasa, 17 Juni 2025 - 21:30 WIB

Polresta Aceh Besar Ungkap Kasus Pembunuhan di Lhoong, Pelaku Kabur ke Sumut Usai Tikam Adik Ipar

Redaksi

Polresta Aceh Besar Ungkap Kasus Pembunuhan di Lhoong, Pelaku Kabur ke Sumut Usai Tikam Adik Ipar. Foto: Dok. Misri/Bidhumas Polresta Banda Aceh

Polresta Aceh Besar Ungkap Kasus Pembunuhan di Lhoong, Pelaku Kabur ke Sumut Usai Tikam Adik Ipar. Foto: Dok. Misri/Bidhumas Polresta Banda Aceh

Aceh Besar — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Aceh Besar menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Kegiatan ini berlangsung di Aula Polresta Aceh Besar, Jantho, pada Selasa, 17 Juni 2025.

Kapolresta Aceh Besar yang didampingi oleh Kasat Reskrim dan Kasi Humas menyampaikan bahwa tersangka berinisial F merupakan kakak ipar dari korban yang berinisial M. Keduanya memiliki hubungan keluarga yang dekat, namun peristiwa tragis itu dipicu oleh masalah pribadi yang sudah lama terpendam.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pasutri di Aceh Besar atas Kasus Pembobolan Toko Elektronik

Menurut penjelasan pihak kepolisian, kejadian bermula pada 2 Juni 2025. Sekitar pukul 19.00 WIB, tersangka F membeli sebilah pisau, terpal plastik, dan tali jemuran. Sekira pukul 22.00 WIB, F mendatangi rumah korban di Gampong Meunasah Baro, Kecamatan Lhoong. Di lokasi tersebut, terjadi perkelahian antara keduanya yang berujung pada penusukan terhadap korban.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Rp6,9 M, Eks Kadis PUPR Jadi Tersangka

“Korban mengalami tujuh luka tusukan yang menyebabkan meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Kapolresta.

Usai melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Dari hasil pemeriksaan saksi, motif pembunuhan diduga karena pelaku merasa sakit hati kerap dipanggil dengan sebutan bernada menghina, yakni “Buy Medan” atau “Babi Medan”.

Baca Juga :  Satgas Ops Premanisme Polda Aceh Amankan Tiga Pelaku Pungli di Lokasi Wisata

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih, sebilah pisau, seutas tali jemuran, dua buah terpal plastik, dan satu balok kayu.

Pelaku dijerat dengan Pasal 340 juncto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau pidana penjara selama 20 tahun.

Editor: DahlanReporter:

Share :

Baca Juga

Kejari Bener Meriah

Hukrim

Ratusan Gram Narkoba Dimusnahkan Kejari Bener Meriah

Hukrim

Satgas Ops Premanisme Polda Aceh Amankan Tiga Pelaku Pungli di Lokasi Wisata
Pencurian

Hukrim

Biar Nggak Bingung, Begini Cara Bedain Pencurian Sama Penggelapan

Hukrim

IRT Asal Montasik Ditangkap di Banda Aceh, Diduga Gelapkan Mobil Rental dan Tukar dengan Sabu

Hukrim

Ketua DPD LSM Penjara Aceh Kecam Aksi Demo di Polda Aceh, Diduga Ditunggangi Kepentingan Bandar Narkoba

Hukrim

Polda Riau Bongkar Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Lintas Provinsi, 15 Tersangka Diamankan
RJ

Hukrim

Gak Melulu Penjara! Begini Cara RJ Atasi Kasus Hukum dengan Damai

Hukrim

Sat Samapta Polres Aceh Barat Kawal Tahanan Sidang di PN Meulaboh dengan Ketat