Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:01 WIB

Wali Nanggroe Tegaskan Akses Layanan Kesehatan Harus Dibuka Luas bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

mm Redaksi

Pertemuan Wali Nanggroe Aceh bersama jajaran BPJS Kesehatan membahas perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga terdampak bencana, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pertemuan Wali Nanggroe Aceh bersama jajaran BPJS Kesehatan membahas perluasan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga terdampak bencana, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar menegaskan bahwa akses layanan kesehatan bagi masyarakat Aceh, khususnya warga yang terdampak bencana, harus dibuka seluas-luasnya.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe Zulfikar Idris menyebutkan, penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan Wali Nanggroe dengan jajaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Selasa (3/2/2026) di Meuligoe Wali Nanggroe.

Wali Nanggroe menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan pelayanan kesehatan di Aceh. Ia menekankan bahwa masyarakat yang baru saja terdampak bencana membutuhkan kemudahan akses layanan kesehatan tanpa hambatan administratif yang berlebihan.

Baca Juga :  Mualem Hadiri Zikir Akbar di Makam Sultan Iskandar Muda

Karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret agar fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dapat dioptimalkan secara maksimal.

“Masyarakat yang terdampak bencana harus mendapatkan layanan kesehatan secepat dan semudah mungkin. Akses pelayanan kesehatan wajib dibuka luas agar tidak ada warga yang terabaikan,” tegas Wali Nanggroe.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran BPJS Kesehatan, antara lain Dr. Rasinta Ria Ginting, SE., Ak., M.Si., AAAK selaku Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan, Teuku Muhammad Afandy, SKM., MM selaku Kepala Bagian Kepesertaan, serta Rifqah Sesarina dan Elza Fahira Aziz dari Staf Humas BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Luncurkan Aplikasi SIKULA, Dorong Digitalisasi Pengelolaan Tugas Belajar ASN

Sementara itu, Wali Nanggroe didampingi oleh Dr. M. Raviq selaku Staf Khusus Wali Nanggroe dan Anggota Majelis Tuha Peut H. Sulaiman Abda, M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, Asisten Deputi Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, dr. Neni Fajar, menyampaikan bahwa pihaknya menerima dan mendukung arahan Wali Nanggroe terkait perluasan akses pelayanan kesehatan. Menurutnya, BPJS Kesehatan siap melakukan penyesuaian kebijakan sesuai dengan kebutuhan daerah, terutama dalam kondisi darurat dan pascabencana.

“Kami mendapatkan arahan langsung dari Wali Nanggroe agar BPJS dapat membuka akses seluas-luasnya di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana. Prinsipnya, BPJS Kesehatan siap mendukung,” ujar dr. Neni Fajar.

Baca Juga :  Gubernur Mualem Dorong Pusat Percepat Terowongan Geurutee

Ia juga menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut telah disampaikan berbagai permasalahan pelayanan kesehatan di Provinsi Aceh, termasuk isu terkait Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). BPJS Kesehatan, kata dia, akan mendukung sepenuhnya setiap keputusan yang diambil Pemerintah Aceh terkait keberlanjutan dan skema kepesertaan JKA ke depan.

“Terkait JKA, kami dari BPJS tentu sangat mendukung apa pun kebijakan yang nantinya diputuskan oleh Pemerintah Aceh, sepanjang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Hadiri Rakor Gubernur se-Sumatera, Dek Fadh Soroti Potensi Komoditas dan Sabang

Pemerintah Aceh

Dinas Pendidikan Aceh Raih Predikat Informatif Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik 2025

Pemerintah Aceh

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Daerah

Bantuan Kemanusiaan PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukuh, Wagub Aceh Apresiasi Solidaritas Nasional

Pemerintah Aceh

Serapan TKD Bencana Aceh Naik Rp41,16 Miliar dalam Sepekan

Aceh Besar

Asisten I Sekdakab Aceh Besar Hadiri dan Terima Penghargaan ODF SBS dari Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh

Aceh Tegaskan Komitmen Kawal Perdamaian di Konferensi 20 Tahun MoU Helsinki

Parlementarial

Pertanggungjawaban APBA 2025 Disetujui DPRA, Dek Fadh Tekankan Tindak Lanjut Rekomendasi BPK