Home / Parlementarial

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:08 WIB

NasDem DPRK Banda Aceh Soroti Optimalisasi PAD dan Efektivitas Belanja Daerah

mm Redaksi

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, menyampaikan pandangan fraksi dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. DPRK

Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, menyampaikan pandangan fraksi dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Jumat (24/7/2026). Foto: Dok. DPRK

Banda Aceh – Fraksi Partai NasDem DPRK Banda Aceh mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penguatan pengelolaan pajak dan retribusi, digitalisasi pelayanan, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Banda Aceh, Teuku Nanta Muda, ST., MM., dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh yang berlangsung di Gedung DPRK Banda Aceh, Jumat (24/7/2026).

Dalam pandangan fraksinya, NasDem menilai peningkatan PAD harus menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dengan memperkuat sistem pengelolaan pajak dan retribusi, meningkatkan pengawasan, mengoptimalkan aset milik daerah, serta menggali sumber-sumber pendapatan baru yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Teguhkan Komitmen Pengawalan Kebijakan di HUT ke-821 Kota

Selain peningkatan pendapatan, Fraksi NasDem juga meminta agar belanja daerah diarahkan pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut fraksi tersebut, alokasi anggaran perlu diprioritaskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pengendalian inflasi, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembangunan infrastruktur dasar, pengelolaan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga :  DPRA Soroti Pembangunan Jalan Jantho-Lamno Yang Belum Optimal

Fraksi NasDem juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Perencanaan yang matang dinilai akan menghasilkan program yang lebih tepat sasaran, tepat waktu, serta memiliki output dan outcome yang terukur.

Di samping itu, Pemko Banda Aceh didorong untuk terus memperkuat transparansi pengelolaan keuangan daerah melalui pemanfaatan teknologi informasi, keterbukaan data publik, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan.

Baca Juga :  Irwansyah Dorong Pembangunan Sekolah di Deah Raya, Soroti Puluhan Anak Belum Tertampung

Fraksi NasDem juga meminta pemerintah kota terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Melalui berbagai rekomendasi tersebut, Fraksi NasDem berharap Pemerintah Kota Banda Aceh dapat menyusun dan melaksanakan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Istri Gubernur Aceh Raih AMKI Kartini Award 2026: Terima Kasih Suamiku

Parlementarial

DPRA Gandeng KPK Perkuat Pengawasan Anggaran dan Cegah Korupsi di Aceh

Parlementarial

Hotel Kupula Banda Aceh Disegel Usai Sidak, DPRK Apresiasi Ketegasan Wali Kota

Parlementarial

Irwansyah: Tempat Usaha Kuliner di Banda Aceh Wajib Sediakan Mushala dan Jaga Kebersihan

Aceh Besar

Momentum Lebaran 2026, HT Ibrahim Sambut Warga dalam Open House di Darussalam Aceh Besar

Daerah

DPRK Banda Aceh Desak Revitalisasi Taman Bustanulsallatin sebagai Ruang Terbuka Hijau

Parlementarial

Lahan Kosong Depan Masjid Raya Baiturrahman Jadi Sorotan, DPRK Banda Aceh Dorong Dijadikan RTH

Parlementarial

Irwansyah Minta Mahasiswa Samatiga di Banda Aceh Jaga Nama Baik Daerah dan Tidak Minder di Perantauan