Home / Parlementarial

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:47 WIB

Irwansyah Bahas Penayangan Piala Dunia 2026 di TVRI, Minta Nobar di Aceh Dipermudah

mm Redaksi

Ketua DPRK Banda Aceh bersama Wakil Ketua dan Sekwan saat berdialog dengan TVRI Aceh terkait rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Aceh, Jumat (5/6/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Ketua DPRK Banda Aceh bersama Wakil Ketua dan Sekwan saat berdialog dengan TVRI Aceh terkait rencana pelaksanaan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Aceh, Jumat (5/6/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, menerima kunjungan pimpinan dan staf TVRI Aceh dalam rangka membahas penayangan Piala Dunia 2026, Jumat (5/6/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Ketua DPRK Banda Aceh, Lantai III Gedung DPRK Banda Aceh, dan turut dihadiri Wakil Ketua DPRK Musriadi serta Sekretaris Dewan Tharmizi.

Dalam pertemuan itu, Irwansyah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan TVRI mendapatkan hak siar Piala Dunia 2026 yang memungkinkan masyarakat dapat menikmati pertandingan secara gratis melalui televisi maupun perangkat digital.

Baca Juga :  Komisi IV DPRK Desak Regulasi Day Care Banda Aceh: Unit Pengawas Lintas Dinas dan Saluran Aduan Warga Cegah Kekerasan Anak

Ia menilai kebijakan tersebut sangat membantu masyarakat karena sebelumnya akses tayangan olahraga internasional seperti Piala Dunia harus berbayar.

“Saya apresiasi dengan kebijakan ini karena masyarakat bisa menikmati pertandingan dari penyisihan sampai final secara gratis,” ujar Irwansyah.

Selain itu, ia juga meminta kebijakan yang lebih ringan terkait izin nonton bareng (nobar), khususnya di warung kopi dan kafe di Aceh. Menurutnya, biaya lisensi untuk kegiatan nobar komersial diharapkan dapat diperkecil bahkan jika memungkinkan digratiskan.

Baca Juga :  Irwansyah Minta Mahasiswa Samatiga di Banda Aceh Jaga Nama Baik Daerah dan Tidak Minder di Perantauan

Irwansyah juga mengimbau masyarakat pecinta sepak bola untuk tetap menjaga ketertiban selama pelaksanaan nobar Piala Dunia 2026.

Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap tim favorit boleh dilakukan, namun harus tetap dalam suasana tertib, rukun, dan damai.

“Jangan sampai fanatisme berlebihan menimbulkan gesekan atau keributan. Semua akan rugi jika itu terjadi,” katanya.

Baca Juga :  Retret Kepemimpinan Pemko Banda Aceh, DPRK Tekankan Kolaborasi untuk Percepat Pembangunan

Selain itu, ia turut mengingatkan pentingnya pengawasan dan antisipasi dari pihak PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik selama pertandingan berlangsung, sehingga masyarakat dapat menikmati tayangan tanpa gangguan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif daerah dan media penyiaran publik dalam mendukung akses informasi dan hiburan bagi masyarakat luas.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Anggota DPRK Banda Aceh Desak Pemko Segera Terapkan Zonasi PKL

Parlementarial

Komisi IV DPRA : Prestasi Aceh Dalam LKS Nasional Butuh Evaluasi

Daerah

DPRK Banda Aceh Desak Revitalisasi Taman Bustanulsallatin sebagai Ruang Terbuka Hijau

Parlementarial

Anggota DPRA Bunda Salma dan Menag RI Bahas Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh

Parlementarial

Tgk Agam Desak DPRA Bentuk Pansus, Bongkar Dugaan Pengkhianatan Negara Terkait Pengalihan Empat Pulau Aceh ke Sumut

Parlementarial

DPRA Minta Aparat Ungkap Motif Dibalik Kabur Napi di Lapas Kutacane

Daerah

Lunasi 84 Persen Utang Banda Aceh dalam 100 Hari Kerja, Iskandar Mahmud: Bukti Illiza-Afdhal Serius

Parlementarial

Ketua DPRA Tegaskan Integritas Kunci Pemerintahan Bersih dalam Rakor Bersama KPK RI