Home / Politik

Kamis, 31 Juli 2025 - 12:29 WIB

Indonesia dan Belarus Bahas Kerja Sama Pertahanan, Indonesia Siap Ikut MILEX-2025

mm Redaksi

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (RI) dan Kementerian Pertahanan Belarusia mengadakan pertemuan untuk membahas kerja sama pertahanan, khususnya dalam pengembangan industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan militer, serta pertukaran teknologi, di Belarusia, Senin (28/7/2025). Dok. Kemenhan RI

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (RI) dan Kementerian Pertahanan Belarusia mengadakan pertemuan untuk membahas kerja sama pertahanan, khususnya dalam pengembangan industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan militer, serta pertukaran teknologi, di Belarusia, Senin (28/7/2025). Dok. Kemenhan RI

Belarus — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) dan Kementerian Pertahanan Belarusia menggelar pertemuan resmi di Belarus pada Senin, 28 Juli yang lalu, untuk membahas kerja sama di bidang pertahanan. Fokus utama pembahasan meliputi pengembangan industri pertahanan, pendidikan dan pelatihan militer, serta pertukaran teknologi.

Dalam kunjungan kehormatan ini, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin diterima langsung oleh Chief of the General Staff and First Deputy Minister of Defence of the Republic of Belarus, Mayor Jenderal Pavel Nikolaevich Muraveyko.

Baca Juga :  FGD Koalisi HAM: Pulau Sudah Kembali, Kini Saatnya Bangun Masa Depan

“Kementerian Pertahanan RI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Mayor Jenderal Pavel Nikolaevich Muraveyko atas sambutan hangat dalam kunjungan resmi delegasi Indonesia ke Belarus. Harapannya, hubungan pertahanan Indonesia–Belarus dapat memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi kepentingan nasional kedua negara, tetapi juga bagi perdamaian dan stabilitas kawasan,” ujar Sjafrie, dikutip dari laman resmi Kemenhan RI, Kamis, 31 Juli 2025.

Baca Juga :  Fadhlullah: Gerindra Konsisten Bantu Rakyat, Kesehatan Prioritas Utama

Salah satu poin penting dalam pertemuan ini adalah undangan resmi kepada Indonesia untuk berpartisipasi dalam MILEX-2025, pameran persenjataan dan teknologi militer terbesar di Belarus. Partisipasi Indonesia melalui Atase Pertahanan yang terakreditasi untuk Federasi Rusia dan Belarus diharapkan menjadi pintu pembuka dalam memperkuat kerja sama industri pertahanan, terutama dalam bidang transfer teknologi, pengembangan sistem senjata, dan peningkatan kapasitas industri nasional.

Baca Juga :  Jalan Tangse Rusak Parah, Senator Darwati Pertanyakan Anggaran Perbaikan ke Bappenas

Pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring strategis Indonesia di kawasan Eropa Timur, sejalan dengan visi pemerintah memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional.

Turut mendampingi Menhan Sjafrie dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Tandyo Budi Revita, serta Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, M.Eng.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Bikin Gaduh, KNPI Aceh Desak Presiden Pecat Tito dan Safrizal

Politik

Indonesia-Korea Selatan Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Daerah

Ketua KPA Gayo Alas Dukung Dr. Husnan Harun Pimpin Bappeda Aceh

Politik

DPR Tugas Tim Komisi III & X Supervisi Penulisan Ulang Sejarah Kemenbud

Politik

Kemenag dan LAN RI Sinergi Perkuat Mutu Pelatihan ASN

Politik

KPA Kritik Pemerintah Aceh Terlalu Pro-Korporasi Tambang, Rakyat Terus Tersisih

Parlementarial

Langkah Strategis DPR Aceh dalam Revisi UUPA, Serahkan Draft Final ke Badan Keahlian DPR RI

Politik

Komisi VIII DPR RI Setujui Kenaikan Pagu Anggaran Kemenag 2026 Jadi Rp88,8 Triliun