Home / Politik

Jumat, 10 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Kemenag dan LAN RI Sinergi Perkuat Mutu Pelatihan ASN

mm Redaksi

Pertemuan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dengan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI. dok. Kemenag RI

Pertemuan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dengan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI. dok. Kemenag RI

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI untuk memperkuat penjaminan mutu pelatihan dan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sinergi ini dibahas dalam pertemuan Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, dengan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI, Army Winarty, di Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Kepala BMBPSDM yang akrab disapa Kaban Dhani menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga agar pengembangan SDM ASN tidak terjebak dalam birokrasi kaku. “Pertemuan ini menerapkan prinsip KISS—koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan simplifikasi—agar langkah kita lebih efektif. Kami sangat mendukung penguatan sistem mutu, termasuk melalui asosiasi pengembang kompetensi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dewan Dorong Peningkatan Status Puskesmas Kopelma Darussalam jadi BLUD

Dhani menambahkan, pihaknya kini tengah membangun ekosistem pelatihan yang lebih luas dengan pola kerja lintas lembaga. Berkat pemanfaatan Massive Open Online Course (MOOC), program pelatihan ASN Kemenag mampu mencatat lebih dari satu juta pelatihan dalam setahun. “Kami ingin memastikan setiap pelatihan dan asesmen benar-benar berbasis kebutuhan organisasi, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Baca Juga :  Indonesia-Korea Selatan Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Selain itu, Kemenag juga menyiapkan penguatan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan unit penilaian kompetensi internal, agar penempatan maupun mutasi ASN bisa dilakukan berbasis bukti kompetensi.

Sementara itu, Deputi LAN RI, Army Winarty, menekankan bahwa penguatan fungsi penjaminan mutu kini menjadi prioritas nasional dalam pengembangan kompetensi ASN. “Dengan adanya perubahan struktur kelembagaan, fungsi penjaminan mutu kini berdiri sebagai kedeputian tersendiri yang memastikan program pelatihan berjalan terstandar, terukur, dan berkelanjutan,” ungkap Army.

Baca Juga :  Kemhan RI dan Panglima TNI Temui Kadet Palestina di Unhan RI

Ia juga mendorong percepatan standardisasi mutu lembaga pelatihan, modernisasi data pengembangan kompetensi, serta sertifikasi Human Capital Development Officer (HCDO). “Sinergi dengan Kemenag sangat penting karena ekosistem pelatihannya luas dan strategis,” tambahnya.

Army menutup dengan menyampaikan rencana pembentukan asosiasi pengembang kompetensi lintas kementerian/lembaga. Langkah ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi dan konsolidasi sumber daya, agar program pengembangan SDM ASN berkelanjutan dengan mutu yang tetap terjaga.

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPR Aceh Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Fokus pada Isu Strategis dan Kebutuhan Masyarakat

Hukrim

RKUHAP Dikritik dalam Forum Ilmiah: Penyidik dan Penuntut Tidak Boleh Disatukan

Politik

Paviliun Indonesia di MABIMS 2025 Tampilkan Wajah Islam Ramah

Politik

Mantan Aktivis GAM Tarmizi Age Desak Pemerintah Aceh dan Pusat Kembalikan Empat Pulau yang Dirampas

Politik

Delegasi Tiongkok Kunjungi Masjid Istiqlal, Perkuat Persahabatan dan Kerja Sama

Pemerintah

Khalid DPRA: Pemulihan Aceh Pascabencana Harus Fokus Ekonomi dan Infrastruktur

Politik

MoU Kemenag-Bawaslu Perkuat Pengawasan Pemilu, Prioritas Daerah Rawan Konflik

Politik

Presiden Prabowo: Indonesia Tenang Hadapi Gejolak Global, Fokus Jaga Stabilitas Nasional