Home / Aceh Besar

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:16 WIB

Hujan Lebat dan Banjir Pengaruhi Target LTT Padi di Darussalam Aceh Besar

mm Tiara Ayu Juneva

Mantri Tani Darussalam, Khaidir SP bersama Petani saat membuat aliran air sawah di Gampong Lamreh, Darussalam, Kamis (8/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Mantri Tani Darussalam, Khaidir SP bersama Petani saat membuat aliran air sawah di Gampong Lamreh, Darussalam, Kamis (8/1/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho — Cuaca ekstrem disertai intensitas hujan tinggi mempengaruhi capaian target Luas Tambah Tanam (LTT) padi di wilayah binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Darussalam, Kabupaten Aceh Besar. Kondisi tersebut memaksa petani setempat menunda musim tanam rendeng hingga akhir Januari 2026.

Mantri Tani Darussalam, Khaidir SP, mengatakan bahwa seharusnya penanaman musim rendeng telah rampung pada awal Januari 2026, dengan target tanam dimulai sejak November 2025. Namun, kondisi cuaca yang tidak menentu membuat rencana tersebut tidak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga :  Pemekaran Aceh Raya Siap Disahkan Awal Tahun 2026

“Awalnya sawah masih kering, kemudian pada awal Desember hujan turun dengan intensitas tinggi. Akibatnya, lahan sawah terendam banjir dan benih yang sudah siap tanam rusak seluruhnya,” ujar Khaidir saat meninjau kondisi sawah di Gampong Lamreh, Kecamatan Darussalam, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, luas baku sawah (LBS) di wilayah Darussalam mencapai 756 hektare. Namun hingga awal Januari 2026, luas lahan yang telah ditanami padi baru sekitar 167 hektare. Sisanya direncanakan mulai ditanami secara bertahap pada akhir Januari ini.

Baca Juga :  Aceh Besar Juara Umum Pekan Kreativitas Pangan Janeng 2025

“Berdasarkan pantauan kami, penanaman baru mencapai 167 hektare, sementara lahan lainnya direncanakan ditanami di akhir bulan,” tambahnya.

Sementara itu, Keujreun Blang Gampong Cot, Kecamatan Darussalam, Yusrijal, menyebutkan masih terdapat sejumlah titik saluran irigasi yang mengalami gangguan aliran air. Kondisi tersebut memperparah risiko banjir di lahan persawahan.

Baca Juga :  JASA Aceh Besar Gelar Diskusi, Pemuda Diminta Jaga Damai

“Beberapa saluran irigasi tertutup akibat pembangunan, sehingga kami tidak bisa melakukan pembersihan dan pengawasan untuk meminimalisir luapan air Krueng Kalee,” ungkap Yusrijal.

Para petani di wilayah tersebut berharap kondisi cuaca ekstrem dapat segera membaik, sehingga proses tanam dapat berjalan sesuai target. Mereka juga berharap tidak ada kendala lanjutan agar panen dapat dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadhan tahun ini.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Bupati Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Harap Mukab VI Kadin Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha
Nadian

Aceh Besar

Nadian, Jemaah Haji Aceh Utara, Tiba Usai Dirawat di Makkah

Aceh Besar

Tinjau Lahan 35 Hektare, Pemkab Aceh Besar Dorong Pembangunan IPDN di Kota Jantho

Aceh Besar

Usai Shalat Ied, Pemkab Aceh Besar Serahkan 4 Hewan Qurban

Aceh Besar

Lima Desa Masuk Nominasi Lomba Gampong Tingkat Kabupaten Aceh Besar

Aceh Besar

Tingkatkan Disiplin dan Keselamatan Kerja, DLH Aceh Besar Tes Urine Petugas Kebersihan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Kunjungi Pemondokan Kafilah di MTQ ke-XXXVII Provinsi Aceh

Aceh Besar

Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Bupati Aceh Besar Dorong ASN Tingkatkan Kinerja dan Jaga Lingkungan