Home / News / Simeulue

Minggu, 2 November 2025 - 11:59 WIB

Ketua KPA Simeulue Desak APH Usut Tuntas Kasus Pemuda Asal Simeulue yang Tewas Dianiaya

mm Agus Muliadi

Hermansyah (Man Cobra), Ketua KPA Simeulue.(Foto: Dok, Agus Muliadi/AcehNow).

Hermansyah (Man Cobra), Ketua KPA Simeulue.(Foto: Dok, Agus Muliadi/AcehNow).

Simeulue— Komite Peralihan Aceh (KPA) Simeulue menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya seorang pemuda asal Simeulue yang menjadi korban penganiayaan hingga tewas di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara. Minggu, (02/11/2025).

Peristiwa tragis tersebut telah mengguncang hati masyarakat Simeulue dan menimbulkan keresahan yang luas.

Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Simeulue, Hermansyah (Man Cobra), dalam keterangannya mengecam keras tindakan biadab tersebut dan meminta aparat penegak hukum bertindak cepat serta transparan dalam menangani kasus ini.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Resmikan Mako Polsek Baiturrahman dan Poliklinik Polresta Banda Aceh

“Kami mendesak aparat penegak hukum, baik Polres Sibolga maupun Polda Sumatera Utara, untuk segera mengusut tuntas kasus ini. Jangan ada pembiaran. Siapa pun pelakunya harus ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Man Cobra.

Menurutnya, kejadian ini bukan hanya persoalan kriminal biasa, tetapi menyangkut nilai-nilai kemanusiaan dan keamanan warga perantauan, terutama bagi masyarakat Aceh dan Simeulue yang mencari nafkah di luar daerah.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Sinergi Bersama KPK Menegaskan Komit Dalam Upaya Berantasan Korupsi

“Tempat ibadah seharusnya menjadi ruang aman bagi siapa pun. Kekerasan di lingkungan rumah Allah adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir. Kami meminta Kapolri untuk ikut memantau langsung penanganan kasus ini,” tambahnya.

KPA Simeulue juga mendorong Komnas HAM dan LPSK untuk turun tangan memberikan pendampingan hukum bagi keluarga korban, agar proses penyelidikan berjalan terbuka dan adil.

Baca Juga :  Mualem Lantik Husnan Sebagai Kepala Bappeda, Repnas Aceh: Beliau Sosok Planner Sejati

Man Cobra menegaskan bahwa pihaknya bersama masyarakat Simeulue akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan tidak akan tinggal diam sampai keadilan benar-benar ditegakkan.

“Keadilan bagi almarhum adalah harga mati. Jangan ada lagi nyawa anak Simeulue yang melayang tanpa kepastian hukum,” tutupnya

Share :

Baca Juga

Daerah

Terkait Pembukaan Tol Sibanceh untuk Calon Jemaah Haji, Hutama Karya Tunggu Arahan Kementerian PU

Daerah

Bireuen diusulkan keluar dari Aceh, Aceh Singkil Kapan?

Aceh Besar

Mulai Marak di Aceh Besar, Syech Muharram Soroti Tunangan yang Tampilkan Pasangan Duduk Bersanding

News

Munas III PJS Dibuka, Mahmud Tegaskan Target Jadi Konstituen Dewan Pers

Daerah

Komisi I DPRA Ingin Tata Dapil, Simeulue Kemungkinan Jadi Dapil Khusus

Daerah

Surati OJK, Haji Uma Minta Kegiatan Publik di Aceh Sesuai Nilai Syariat Islam dan Budaya Lokal

Aceh Barat

PAD Aceh Barat Baru 11 Persen, Bupati Tarmizi Pimpin Rapat Perdana Satgas Optimalisasi Pendapatan

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Muharram Idris: Saya Dukung Penuh Proyek Geothermal Seulawah