Home / Daerah / News / Pemerintah Aceh

Selasa, 6 Mei 2025 - 08:53 WIB

Pemerintah Aceh Sinergi Bersama KPK Menegaskan Komit Dalam Upaya Berantasan Korupsi

Redaksi

SAMPAIKAN SAMBUTAN - Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, didampingi Ketua DPRA, Zulfadhli saatmemerikan sambutan di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta Selatan, Senin, 5 Mei 2025.

SAMPAIKAN SAMBUTAN - Wakil Gubernur Aceh, Fadlullah, didampingi Ketua DPRA, Zulfadhli saatmemerikan sambutan di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta Selatan, Senin, 5 Mei 2025.

“Kami menyadari bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik dan menghambat pembangunan,” Fadhlullah, Wagub Aceh

Jakarta – Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya dalam upaya pemberantasan korupsi melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Penguatan Sinergi dan Kolaborasi antara KPK dan Pemerintah Daerah Wilayah I yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Rapat koordinasi ini berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta, Senin (5/5/2025). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Koordinasi dan Supervisi Direktorat Wilayah I KPK yang berlangsung tahun lalu.

Kegiatan ini mencakup seluruh pemerintah daerah di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, dan Bengkulu, guna memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Kasatgasopsda Ketupat Seulawah 2025 Tinjau Langsung Lokasi Wisata dan Pos Pengamanan

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., dalam sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Aceh mendukung penuh agenda ini sebagai bentuk keseriusan daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

“Kami menyadari bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga melemahkan kepercayaan publik dan menghambat pembangunan. Pemerintah Aceh tidak akan tinggal diam,” ujar Fadhlullah, yan ala kegiatan juga hadir Ketua DPRA, Zulfadhli.

Katanya, beberapa langkah nyata yang telah dan terus dilakukan Pemerintah Aceh antara lain, penguatan pengawasan internal dan sistem whistleblower, optimalisasi kanal pengaduan publik SP4N-LAPOR, peningkatan kualitas pengelolaan program Monitoring Centre for Prevention (MCP), digitalisasi proses tata kelola pemerintahan melalui e-planning, e-budgeting, dan e-procurement, serta pengembangan Desa Anti Korupsi untuk membangun budaya antikorupsi dari akar rumput.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Silaturahmi ke Kediaman Almarhum Abu Tumin Blang Bladeh, Disambut Langsung Putra dan Pimpinan Dayah

Pemerintah Aceh menargetkan nilai capaian MCP tahun ini sebesar 95,8 persen, sebagai wujud keseriusan dalam reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik yang berintegritas.

“Kolaborasi dengan KPK adalah bentuk nyata dari sinergi pusat dan daerah dalam menutup celah korupsi dan membangun sistem yang akuntabel. Kami percaya, dengan langkah konkret dan komitmen kolektif, pemberantasan korupsi dapat kita lakukan secara efektif dan berkelanjutan,” pungkas Wakil Gubernur.

Baca Juga :  Mualem Temui Menparekraf, Bahas Rencana Pembentukan Badan Ekonomi Kreatif

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran KPK, kepala daerah, dan perwakilan instansi terkait dari seluruh wilayah Sumatera I.

Pada kesempatan itu, Wagub Aceh turut didampingi oleh Ketua DPRA Zulfadhli dan Wakil Ketua DPRA, Plt Sekretaris Daerah Aceh, Inspektur Aceh, Plt. Kepala Bappeda Aceh dan Kepala BPKA, Bupati/Wali Kota, Ketua dan Wakil Ketua DPRK, Sekda, Inspektur, Sekwan, Ka. Bappeda, dan Kadis Keuangan Kabupaten/Kota seluruh Aceh.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Banjir di Aceh Utara, Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

Pemerintah Aceh

Aceh Luncurkan Klinik PBJ untuk Perkuat Tata Kelola Pengadaan

Daerah

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Ritel Modern di Lampaseh, Jual Makanan Siang Hari Saat Ramadan

Daerah

Otoritas Pelabuhan Ulee Lheue Imbau Penumpang Beli Tiket Resmi Demi Keselamatan dan Perlindungan Asuransi

Daerah

Polisi Pastikan Penyeberangan Penumpang di Pelabuhan Ulee Lheue Aman dan Lancar

Daerah

36 Warga Aceh Terima Bantuan Kaki Palsu dari Baitul Mal Aceh, Didukung Dana Zakat Rp600 Juta

Daerah

Fadhlullah Silaturahmi dengan Direksi PT. PIM, Tegaskan Dukungan Pemerintah Aceh untuk Pengembangan Perusahaan

Daerah

Mosi Tidak Percaya di Abdya Berbuntut Sanksi Disiplin bagi Kepala Sekolah