Home / Pemerintah Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 22:09 WIB

BKKBN Aceh Sampaikan Perkembangan Program, Plt Sekda Taufik Dorong Penguatan Koordinasi

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, didampingi Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Dr. Amrizal J. Prang, SH,LL.M, menerima silaturahmi dan audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, BKKBN Aceh beserta jajaran di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Selasa, (15/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, didampingi Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Dr. Amrizal J. Prang, SH,LL.M, menerima silaturahmi dan audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, BKKBN Aceh beserta jajaran di Ruang Kerja Sekda Aceh, Banda Aceh, Selasa, (15/9/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si, menerima silaturahmi Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes., beserta jajaran, di ruang kerja Sekda Aceh, Selasa (15/9/2026).

Dalam pertemuan itu, Safrina menyampaikan perkembangan sejumlah program BKKBN Perwakilan Aceh, termasuk capaian dalam pendataan yang menempatkan Aceh sebagai salah satu provinsi tercepat di Indonesia. Ia juga menyampaikan permohonan dukungan Pemerintah Aceh terkait proses perubahan nomenklatur kelembagaan BKKBN yang telah dikoordinasikan dengan Biro Organisasi dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh.

Baca Juga :  Gelar TTG Aceh XXVI Resmi Dibuka, Pemerintah Dorong Inovasi Teknologi Berbasis Lokal

Menanggapi hal tersebut, Taufik menyatakan Pemerintah Aceh siap memberikan dukungan terhadap proses tersebut. Ia menyampaikan, nomenklatur baru diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi kelembagaan sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Aceh untuk berkontribusi.

Baca Juga :  Kak Na Temui Siswa Sekolah Darurat di Aceh Tengah, Pemerintah Targetkan Sekolah Kembali Normal

Lebih lanjut, Taufik juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara BKKBN dengan Pemerintah Aceh. Ia menilai, keterbukaan informasi mengenai program yang dijalankan diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui dan mengawal pelaksanaannya, sementara masyarakat juga memperoleh informasi yang memadai.

Selain itu, Taufik turut mengingatkan pentingnya sinkronisasi data sebagai dasar pelaksanaan berbagai program. Menurutnya, keselarasan informasi dan data antar lembaga diperlukan agar program yang dijalankan benar-benar efektif, tepat sasaran, dan tidak terjadi tumpang tindih.

Baca Juga :  Peduli Kemanusiaan, Sekretariat DPRA Bersama PMI Banda Aceh Gelar Donor Darah 2026

“Data harus kita sinkronkan, terutama untuk program-program yang akan dijalankan, supaya tidak terjadi tumpang tindih. Koordinasi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar informasi yang kita miliki juga sama,” ujarnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Biro Hukum, perwakilan Biro Organisasi, serta perwakilan Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh. []

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Karhutla Aceh Barat hingga Singkil Dibahas Forkopimda, Pemerintah Dorong Penguatan Mitigasi

Pemerintah Aceh

M. Nasir Harap Bank Aceh Jadi Bank Syariah Nomor Satu Nasional

Pemerintah Aceh

40 Calon Anggota Badan Baitul Mal Aceh Lulus Ujian CAT, Tahap Wawancara Digelar 19-21 September

Kesehatan

Pergub JKA Dipersoalkan, Wali Nanggroe Soroti Dampak Sosial dan Kepercayaan Publik di Aceh

Pemerintah Aceh

Rakerprov KORMI Aceh 2026, M Nasir Tekankan Pentingnya Gaya Hidup Aktif

Pemerintah Aceh

Mutiara Raya FC Juarai Turnamen Wagub Aceh Cup, Fadhlullah Serahkan Piala Pemenang 

Pemerintah Aceh

Monev TKD Pascabencana, Sekda Aceh Minta Anggaran Berdampak Langsung ke Masyarakat

Pemerintah Aceh

Peduli Lansia, Dinsos Aceh Berikan Kursi Roda kepada Sariana Hasibuan