Home / Parlementarial

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:57 WIB

DPRA Soroti Hasil Pembangunan Aceh 2025, Minta Pemerintah Aceh Benahi Kinerja dan Perencanaan

mm Redaksi

Ketua DPR Aceh saat menyampaikan pendapat usai penyerahan LKPJ Gubernur Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Ketua DPR Aceh saat menyampaikan pendapat usai penyerahan LKPJ Gubernur Aceh. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyoroti pelaksanaan pembangunan dan kinerja Pemerintah Aceh sepanjang Tahun Anggaran 2025 melalui rekomendasi resmi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Aceh.

Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRA Tahun 2026 yang digelar di Gedung Utama DPRA, Banda Aceh, Rabu (20/5/2026). Sidang dipimpin Wakil Ketua DPRA H. Ali Basrah dan dihadiri Gubernur Aceh, unsur Forkopimda, anggota DPRA, kepala SKPA, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam rapat itu, DPRA menegaskan bahwa rekomendasi yang dihasilkan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ merupakan bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran Pemerintah Aceh selama tahun 2025.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Teguhkan Komitmen Pengawalan Kebijakan di HUT ke-821 Kota

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah mengatakan rekomendasi tersebut menjadi instrumen pengawasan legislatif untuk memastikan pembangunan daerah berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Rekomendasi yang disampaikan DPRA diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam perencanaan, penganggaran, serta peningkatan kinerja Pemerintah Aceh pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya,” ujar Ali Basrah.

Baca Juga :  Daniel Abdul Wahab: Banda Aceh Harus Tumbuh dengan Pembangunan yang Berkeadilan

Melalui rekomendasi tersebut, DPRA meminta Pemerintah Aceh menjadikan hasil evaluasi dewan sebagai dasar perbaikan dalam menyusun program pembangunan dan kebijakan daerah ke depan.

Selain menyampaikan rekomendasi terhadap LKPJ Gubernur Aceh Tahun Anggaran 2025, rapat paripurna juga menandai berakhirnya Masa Persidangan I Tahun 2026 dan dimulainya Masa Persidangan II Tahun 2026.

DPRA mencatat sejumlah agenda strategis telah dilaksanakan selama Masa Persidangan I, mulai dari penetapan Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRA 2026, penyusunan rancangan peraturan DPRA, pelaksanaan reses anggota dewan, penetapan Program Legislasi Aceh (Prolega) prioritas, hingga pembentukan Pansus LKPJ Gubernur Aceh.

Baca Juga :  Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Terbengkalai, DPRK Minta Pemko Jadikan RTH

Memasuki Masa Persidangan II, DPRA menyatakan akan memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan guna memastikan program pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan target yang telah ditetapkan.

Sidang paripurna ditutup dengan doa bersama dan penyampaian apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan agenda persidangan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Ketua DPRA: 20 Tahun MoU Helsinki,Aceh Menuju Kesejahtraan Yang Berkelanjutan

Parlementarial

Momentum Idul Adha, Irfansyah Salurkan Daging Kurban untuk Warga

Parlementarial

AFK Cup Futsal Resmi Dimulai di Banda Aceh, Ketua DPRK Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Parlementarial

Irwansyah Sambut Pengurus NU Banda Aceh, Dorong Dakwah Digital dan Konten Islami

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Targetkan Kinerja Pengawasan 95 Persen dalam Program Kerja 2026

Parlementarial

DPR Aceh Tetapkan 12 Raqan Prioritas 2025, Fokus pada Isu Strategis dan Kebutuhan Masyarakat

Parlementarial

Daniel Abdul Wahab Serahkan Bantuan Ambal Sajadah untuk Masjid Kemukiman Lamjabat

Parlementarial

DPR Aceh Soroti Daycare Ilegal Pasca Kasus Kekerasan di Banda Aceh, Desak Evaluasi Menyeluruh