Aceh Besar – Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar, Abdus Sabur, mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa, memperkuat kesabaran, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam ceramah Ramadan di Masjid Abu Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Rabu (25/2/2026) malam, bertepatan dengan 7 Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam tausyiahnya, Abdus Sabur menegaskan bahwa doa merupakan salah satu ibadah paling mulia yang mencerminkan ketulusan dan ketergantungan seorang hamba kepada Allah SWT.
“Doa adalah ibadah yang sangat mulia. Di dalamnya ada ketulusan, harapan, dan keyakinan bahwa hanya Allah tempat kita bergantung,” ujarnya di hadapan jamaah.
Abdus Sabur yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Aceh Besar masa bakti 2024–2028 itu menyampaikan tiga hal penting sebagai renungan umat Islam selama Ramadan.
Pertama, menjaga ketulusan dalam beribadah agar hati meraih kebahagiaan sejati. Kedua, membersihkan diri dari prasangka dan kekecewaan yang dapat merugikan diri sendiri. Ketiga, tidak larut dalam memikirkan ujian yang diberikan Allah, melainkan memperbanyak ikhtiar dan memperkuat ibadah sebagai bentuk usaha yang sungguh-sungguh.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung musibah banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Ia mengajak jamaah untuk turut mendoakan masyarakat terdampak agar diberikan ketabahan dan kekuatan.
“Saudara-saudara kita yang terkena musibah tentu ingin tetap bisa beribadah dengan khusyuk, tenang, dan teduh meski dalam keterbatasan. Mari kita doakan agar mereka diberi kesabaran dan Allah gantikan dengan kebaikan,” katanya.
Menurutnya, setiap ujian yang datang merupakan bentuk kasih sayang Allah agar hamba-Nya semakin mendekatkan diri dan memperbaiki kualitas keimanan. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara, sementara balasan sejati berada di akhirat.
Tausyiah yang berlangsung khusyuk tersebut ditutup dengan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Shalat Tarawih dan Witir berjamaah yang diimami Ustaz Dhiaurahman, Imam Rawatib Masjid Oman Al Makmur, Bandar Baru Lampriek, Kota Banda Aceh.
Momentum Ramadan ini diharapkan menjadi penguat spiritual bagi masyarakat untuk terus meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, serta saling menguatkan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Editor: Dahlan












