Home / Daerah / News

Minggu, 18 Mei 2025 - 08:57 WIB

Hendak Jual Bentor Hasil Curian Rp 1,1 Juta, Dua Remaja di Banda Aceh Dijebloskan ke Penjara

Redaksi

Nasib apes dialami oleh MH alias Alek (17) dan temannya MJ (19). Mereka kini terpaksa mendekam di penjara lantaran melakukan tindak pidana pencurian kendaraan becak motor milik Ways Al Qurni (26) warga Mibo, Banda Raya.

Nasib apes dialami oleh MH alias Alek (17) dan temannya MJ (19). Mereka kini terpaksa mendekam di penjara lantaran melakukan tindak pidana pencurian kendaraan becak motor milik Ways Al Qurni (26) warga Mibo, Banda Raya.

Banda Aceh – Nasib apes dialami oleh MH alias Alek (17) dan temannya MJ (19) Mereka kini terpaksa mendekam di penjara lantaran melakukan tindak pidana pencurian kendaraan becak motor milik Ways Al Qurni (26) warga Mibo, Banda Raya.

Becak tersebut mereka curi pada 2024 silam.

Aksi pencurian tersebut berhasil terungkap ketika MH hendak menjual becak motor jenis Honda BL – 4159 AR kepada orang lain.

Kapolres Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasat Reskrim Kompol Fadillah Aditya Pratama, mengatakan,  MH  di ringkus Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh, Jumat (16/5/2025) saat hendak menjual barang curiannya kepada BKN (31) yang merupakan warga Kecamatan Peukan Bada.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Ajak BI Bersinergi Kembangkan UMKM Aceh

Dimana becak tersebut merupakan barang hasil curian yang  ia lakukan pada Kamis (4/2/2024) silam di depan Toko Ways Najasa, Gampong Mibo, Banda Raya, Banda Aceh.

Bentor tersebut diketahui milik Ways Al Qurni (26) warga Mibo.

“Benar Alex diringkus saat hendak menjual becak motor jenis Honda BL – 4159 AR kemarin sore,” kata Fadillah dalam keterangannya, Sabtu (17/5/2025).

Dimana sebelumnya, becak motor tersebut selama setahun lebih dipergunakan oleh dirinya.

Namun, disaat hendak menjual kepada orang lain, petugas dengan mengenakan baju preman melihat dan curiga sehingga dilakukan interogasi.

“Namun MH menyebutkan bahwa becak tersebut tanpa surat dan akhirnya mengakui bahwa ia peroleh dari hasil curian pada tahun 2024 silam,” jelasnya

Baca Juga :  Wagub Aceh, Mantan Politisi Senayan Kembali Berjuang di Gedung Parlemen RI Untuk Aceh

Ia melakukan aksi pencurian bersama MJ (19) warga Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh.

Polisi pun mencari MJ di beberapa lokasi ia mangkal, namun tidak berhasil ditemukan.

Kanit VI Satreskrim Polresta Banda Aceh Ipda Nazli Agustiar melakukan komunikasi dengan orang tua dari MH, apabila melihat atau menemukan tersangka MJ, agar melaporkan kepada pihak Kepolisian.

“Alhamdulillah, berkat komunikasi tersebut, orang tua dari MJ menghadirkan MJ ke Satreskrim Polresta Banda Aceh tadi malam,” jelasnya.

Dari keterangan kedua tersangka, mereka melakukan pencurian bentor tersebut pada Kamis (4/2/2024) silam sekitar jam 23.00 WIB.

Dimana korban Ways memarkirkan kendaraan miliknya dalam kondisi terkunci stang di depan usahanya.

Baca Juga :  Ketua Dewan Kehormatan PWI Aceh Sesalkan Tindakan Oknum Wartawan yang Timbulkan Kegaduhan di Sumut

Selanjutnya korban Kembali ke rumahnya guna melaksanakan istirahat.

Namun, ke esok harinya, disaat korban menuju tempat usaha dikabarkan oleh karyawan becak sudah tidak ada lagi di tempat parkir biasanya.

Korban Ways diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 3,5 juta.

“Menurut keterangan dari MH alias Alex, lanjut Kasat Reskrim, rencana bentor tersebut akan dijual dengan harga Rp 1,1 juta kepada BKN,” tutupnya.

Kini MH alias Alex  dan MJ dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.

Sementara itu, BKN dijerat dengan Pasal 480 KUHP dan diancam kurungan penjara selama empat tahun.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Delegasi PWI dan IKWI Aceh Tiba di Banten, Siap Ikuti Agenda HPN 2026

Daerah

Bupati Aceh Timur Hadiri Syukuran dan Haul Teuku Chik Lamkapang ke-177 di Jeungki

Daerah

Polda Aceh Tahan 2 Karyawan Bank Aceh Syariah Cabang Bener Meriah, Diduga Rugikan Bank Itu Rp 2,9 M

Daerah

Aceh Tuding Razia Plat BL di Sumut Bisa Picu Konflik Sosial
Polres

Daerah

Polres Kawal Aksi Honorer, Situasi Kota Tetap Kondusif

Daerah

Bupati Asahan Dukung Kejurnas Grasstrack Jadi Agenda Tahunan

Daerah

Lagi, Kodam IM menerima penyerahan satu pucuk senjata sisa konflik dari masyarakat

Daerah

Peringati HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Eks Kombatan Aceh Rayeuk Gelar Syukuran dan Doa Bersama