Home / Daerah

Rabu, 5 November 2025 - 16:54 WIB

Wakapolda Aceh Serukan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Alam

mm Redaksi

Usai apel, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyalami para peserta Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Mapolda Aceh, Rabu, 5 November 2025. dok. Polda Aceh

Usai apel, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyalami para peserta Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025 di Lapangan Mapolda Aceh, Rabu, 5 November 2025. dok. Polda Aceh

Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi bencana alam, mengingat tingginya angka kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Ari Wahyu saat memimpin Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Mapolda Aceh, Rabu, 5 November 2025, yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Apel ini merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan nasional dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

Baca Juga :  Polres Bener Meriah Imbau Warga Tetap Waspada Aktivitas Gunung Burni Telong

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Brigjen Ari Wahyu disebutkan, berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, tercatat sebanyak 2.606 bencana alam terjadi di Indonesia. Dari jumlah itu, 1.289 merupakan banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, dan 4 erupsi gunung berapi.

“Data ini menjadi peringatan bagi kita semua. Indonesia, termasuk Aceh, berada di wilayah dengan risiko bencana yang tinggi. Maka, kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus menjadi budaya bersama,” tegas Brigjen Ari.

Baca Juga :  384 Hotspot Terdeteksi, Pemkab Aceh Utara Minta Warga Tingkatkan Waspada

Ia menambahkan, kesiapan aparat dan sinergi lintas instansi merupakan bagian penting dari strategi dalam mitigasi dan penanganan bencana. Namun, menurutnya, peran aktif masyarakat juga sangat menentukan dalam meminimalkan dampak bencana.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih tanggap terhadap peringatan dini dan informasi cuaca. Jangan menunggu situasi memburuk baru bergerak. Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Aceh Usut Dugaan Korupsi PT Pos Indonesia Cabang Pembantu Rimo Aceh Singkil

Ari Wahyu juga menegaskan bahwa Polda Aceh bersama TNI, BPBD, dan Basarnas serta stakeholder terkait lainnya akan terus memperkuat koordinasi, pelatihan, serta kesiapan logistik untuk memastikan setiap langkah penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, efisien, dan humanis.

“Kami tidak hanya menyiapkan pasukan dan alat, tetapi juga membangun sistem komunikasi dan koordinasi terpadu agar masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tutupnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

SPS Aceh Rayakan HUT ke-79 di Tapak Sejarah Radio Rimba Raya
Kapolda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Ajak Generasi Muda Lawan Narkoba Lewat Sport

Daerah

Anggota DPRK Banda Aceh Minta PUPR Aceh Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak pada APBA 2026

Daerah

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Dampingi Petani Panen Kopi di Silih Nara

Daerah

Untuk Maksimalkan Potensi Ekspor Kelautan, Komisi II DPRA Dorong Pemberdayaan Nelayan

Daerah

Bupati Aceh Timur Rampungkan 4 Jembatan Baru, Permudah Mobilitas Warga dan Anak Sekolah

Daerah

Bupati Aceh Utara Instruksikan ASN Ikut Gotong Royong Massal di Monumen Islam Samudera Pasai

Daerah

Gubernur PBD: APBD Bukan untuk Biayai Pendidikan Pegawai, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat