Home / Nasional

Minggu, 2 November 2025 - 07:30 WIB

Wamenag: Islam dan Teknologi Harus Berjalan Beriringan

mm Redaksi

Wamenag Romo Syafii Memberi Arahan dan Menutup MRC 2025. dok. Kemenag RI

Wamenag Romo Syafii Memberi Arahan dan Menutup MRC 2025. dok. Kemenag RI

Bogor – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan, tidak hanya syariah. Hal itu disampaikannya saat menutup ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) 2025 di Living World Kota Wisata, Bogor, Sabtu (1/11/2025).

MRC merupakan kompetisi teknologi terbesar bagi siswa madrasah. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Kementerian Agama dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi sekaligus berakhlak mulia.

Wamenag menekankan bahwa teknologi dan nilai keagamaan harus berjalan beriringan. Ia mengajak siswa madrasah menjadi pelopor inovasi yang menjaga agama, akhlak, dan kemaslahatan umat.

“Islam tidak hanya syariah. Islam mengawal kehidupan manusia dalam keseluruhan aspek kehidupan, bicara tentang teknologi itu juga bicara tentang Islam,” ujar Romo.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Belasungkawa Presiden Prabowo untuk Korban Kebakaran DPRD Makassar

Menurutnya, Islam mendorong umatnya untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Teknologi, lanjutnya, bukan berada di luar ajaran agama, melainkan bagian dari perjuangan intelektual dan spiritual seorang Muslim dalam memakmurkan kehidupan.

Wamenag juga mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Ia mengutip pesan Sayyidina Ali bin Abi Thalib tentang pentingnya pendidikan yang visioner dan relevan dengan masa depan.

“Didiklah anakmu dengan ilmu yang berbeda dari ilmu yang diajarkan kepadamu, karena mereka akan hidup di zaman berbeda dengan dirimu,” sebutnya.

Romo menegaskan, generasi masa kini tidak cukup dibekali cara pandang dan kompetensi masa lalu. Pendidikan madrasah harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan era modern.

Baca Juga :  Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan Hutan Raja Ampat

Ia menambahkan, penguasaan robotika tidak boleh berhenti pada aspek teknis semata. Teknologi, katanya, harus diarahkan untuk kemaslahatan manusia dan kemajuan peradaban sesuai nilai dasar Islam.

“Robot kita ciptakan untuk kepentingan manusia, untuk menjaga agama kita, jiwa, akal, keturunan, dan harta kita bersama,” ujar Wamenag.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa tujuan pendidikan madrasah bukan hanya melahirkan generasi yang mampu mengoperasikan teknologi, tetapi juga yang mampu menavigasi dan memanfaatkannya demi keadaban dan kemanusiaan.

“Jadilah profesor di bidang teknologi. Ciptakan robot terbaik. Jangan sampai kita dikendalikan robot, tetapi robot yang harus kita kendalikan,” pesannya.

Baca Juga :  Sekjen Kemenag Tegaskan Warisan Gus Dur Jadi Inspirasi Kebangsaan di Temu Nasional GUSDURian 2025

Menutup arahannya, Wamenag menyampaikan selamat kepada para finalis MRC dan berpesan agar tidak cepat berpuas diri. Ia juga memberi semangat kepada peserta yang belum berhasil untuk terus berusaha.

“Saya ingatkan kalian untuk terus berkarya, jangan hanya berpuas diri dengan apa yang didapat hari ini, harus fokus untuk apa yang akan datang ke depannya. Untuk yang belum berhasil, jangan berkecil hati, buktikan pada event-event selanjutnya bahwa kalian yang akan jadi pemenang,” ujar Romo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dirjen Pendis Amien Suyitno, Stafsus Wamenag, Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah, beserta jajarannya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Hari Guru

Nasional

Hari Guru 2025, Menag: Guru Warisan Nabi dan Penuntun Jiwa

Nasional

Alhamdulillah 4 Pulau Sah Milik Aceh, Mualem : Dari Rakyat Aceh Terima Kasih Presiden Prabowo 
Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menerima Pemred Award 2026 kategori Corporate Leadership – The Best Communication pada Festival Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) di Hotel Alana, Yogyakarta, Sabtu (18/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Ekbis

Direktur Utama Bank Aceh Raih Pemred Award 2026 atas Komitmen Keterbukaan Informasi

Nasional

Menag Ajak Santri Hidupkan Kembali Semangat Ulama Klasik

Nasional

Menhan Sjafrie Takziah ke Keluarga Prajurit Gugur di Kebumen

Nasional

TMT Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp2,5 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh

Ekbis

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Bahas Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

Daerah

P5J Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Korban Bencana Aceh