Home / Ekbis / Nasional / Pemerintah Aceh

Jumat, 26 Desember 2025 - 15:46 WIB

Menko Perekonomian Terima Gubernur Aceh, Bahas Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana

mm Redaksi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12/2025), membahas percepatan pemulihan ekonomi Aceh pascabencana. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12/2025), membahas percepatan pemulihan ekonomi Aceh pascabencana. Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) di Jakarta, Kamis (25/12/2025). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis percepatan pemulihan ekonomi masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Dalam pertemuan itu, Airlangga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang melanda Aceh, baik atas nama pribadi, keluarga, maupun seluruh jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Ia menegaskan komitmen penuh pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan Aceh sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Disdik Aceh Gelar Asesmen Tahap II Kepala Sekolah se-Aceh, 892 Peserta Jalani Talent Mapping dan Wawancara

“Pemerintah akan segera menyiapkan langkah-langkah percepatan pemulihan ekonomi bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana,” ujar Airlangga, sebagaimana disampaikan melalui keterangan di akun Instagram resminya.

Salah satu kebijakan utama yang disiapkan pemerintah adalah relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha terdampak. Relaksasi tersebut mencakup penghapusan kewajiban pembayaran angsuran pokok dan bunga bagi debitur KUR yang terdampak langsung, sehingga pelaku usaha memiliki ruang untuk bertahan dan memulai kembali aktivitas ekonominya.

Baca Juga :  Kemenag Perkuat Publikasi Bimas Hindu Tunjukkan Harmoni Bangsa

Selain itu, pemerintah juga memberikan berbagai keringanan bagi debitur KUR yang pinjamannya masih berjalan, khususnya bagi usaha yang tidak dapat beroperasi akibat kerusakan parah. Keringanan tersebut meliputi perpanjangan tenor pinjaman, masa tenggang pembayaran, hingga penyesuaian suku bunga, agar pelaku usaha dapat bangkit secara bertahap.

Baca Juga :  Posko Tanggap Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tidak Melonjak di Tengah Bencana

Airlangga menambahkan, sebelumnya Kemenko Perekonomian bersama sejumlah asosiasi pengusaha telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh. Ke depan, pemerintah akan terus mendorong penyaluran bantuan secara merata, seiring dengan percepatan perbaikan infrastruktur publik yang terdampak bencana.

“Perbaikan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi pemulihan ekonomi dan keberlangsungan kehidupan masyarakat,” tutup Airlangga.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Ekbis

BSI Siap Integrasikan UMKM Garap Potensi Halal Indonesia
Wagub Aceh

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Ikuti Rakornas TPAKD 2025, Perkuat UMKM Daerah

Nasional

Di Tengah Bencana, Mualem Minta Pemerintah Pusat Jaga Tradisi Meugang Warga Aceh

News

Pemerintah Aceh Paparkan Capaian Strategis Lewat LKPJ 2024

News

Mualem ke Labuhan Haji, Silaturahmi dengan Abuya Amran dan Ziarah Makam Abuya Muda Waly 

Ekbis

Tingkatkan Layanan Nasabah, BSI Aceh Tetap Buka Pada Hari Libur Nasional

Daerah

Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Pemerintah Aceh

Tinjau Dampak Banjir di Aceh Tengah, Wakil Gubernur Aceh Terjatuh ke Sungai Saat Akses Jalan Terputus