Home / Sosial

Sabtu, 25 April 2026 - 14:10 WIB

Ternyata Ibu Ngaku KDRT, Bukan di Banda Aceh, Tapi di Aceh Besar

mm Redaksi

Petugas kepolisian memberikan bantuan makanan kepada seorang ibu yang sebelumnya melaporkan KDRT di Aceh, Sabtu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Petugas kepolisian memberikan bantuan makanan kepada seorang ibu yang sebelumnya melaporkan KDRT di Aceh, Sabtu (26/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh – Sebuah laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diterima pihak kepolisian di Aceh berujung haru. Seorang ibu yang awalnya mengaku menjadi korban KDRT, ternyata hanya membutuhkan bantuan karena mengalami kelaparan.

Peristiwa ini bermula ketika ibu tersebut menghubungi layanan kepolisian dan menyampaikan bahwa dirinya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Mendapat laporan tersebut, petugas langsung merespons cepat dengan mendatangi lokasi yang dimaksud guna memastikan kondisi korban.

Baca Juga :  Ratna Nila Warga Lambaro Skep Terima Rumah Baru dari Pemko Banda Aceh

Setibanya di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan seperti yang dilaporkan. Setelah melakukan komunikasi dan pendekatan secara persuasif, terungkap bahwa ibu tersebut sebenarnya sedang mengalami kesulitan ekonomi dan belum makan.

Dalam kondisi terdesak, ia mengaku terpaksa menyampaikan laporan KDRT agar mendapatkan perhatian dan pertolongan. Ia berharap ada pihak yang datang dan bisa membantunya memenuhi kebutuhan dasar.

Baca Juga :  Solidaritas Antar Daerah, Pemko Banda Aceh Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Beutong Ateuh Benggalang

Mengetahui kondisi tersebut, petugas kepolisian menunjukkan sisi humanis dengan memberikan bantuan makanan dan kebutuhan pokok kepada ibu tersebut. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi serba kekurangan dan membutuhkan perhatian lebih. Di sisi lain, respons cepat dan pendekatan humanis dari aparat kepolisian juga mendapat apresiasi.

Baca Juga :  Lewati Medan Berat, Illiza Antar Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Bencana di Gayo Lues

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak menyalahgunakan layanan darurat, namun tetap membuka ruang bagi siapa saja yang membutuhkan bantuan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar agar kejadian serupa dapat dicegah.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Sosial

Jadwal Lengkap Indonesia vs Kuwait dan Lebanon di Surabaya, September 2025

Nasional

Solidaritas Sultra untuk Aceh, Wakil Bupati Konawe Serahkan Bantuan 100 Ton Beras

Pemerintah Aceh

Ketua TP PKK Aceh Terharu Terima Karya Batik dan Lukisan Anak Disabilitas di Hari Disabilitas Internasional 2025

Daerah

Yayasan Assalam Kreatif Aceh Santuni 40 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Buka Puasa Bersama Alumni MSBS di Banda Aceh

Aceh Besar

Duka Dua Bersaudara Yatim Piatu di Leu Ue, Warga Kumpulkan Donasi Rp10,9 Juta

Daerah

SPS Aceh Doakan Almarhumah Ibunda Sekjen SPS Pusat, Suasana Haru Warnai Doa Bersama

Daerah

81 Hari Pascabanjir Aceh, Presiden Mahasiswa UNADA-STAI Soroti Perlunya Percepatan Pemulihan

Politik

PSI Aceh Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Aceh Tengah