Home / Politik

Jumat, 24 April 2026 - 22:09 WIB

Hamdan Sati Resmi Gabung PKB, Perkuat Peta Politik Aceh Tamiang Jelang Agenda Besar

mm Tiara Ayu Juneva

Hamdan Sati bersama Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud dan sejumlah kader melakukan foto bersama usai deklarasi bergabung dalam konsolidasi PKB Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Hamdan Sati bersama Ketua DPW PKB Aceh Ruslan Daud dan sejumlah kader melakukan foto bersama usai deklarasi bergabung dalam konsolidasi PKB Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Tamiang – Mantan Bupati Aceh Tamiang periode 2012–2017, Hamdan Sati, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Keputusan tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi PKB Aceh Tamiang bersama Ketua DPW PKB Aceh, H. Ruslan M. Daud, yang berlangsung di salah satu kafe di Aceh Tamiang, Jumat (24/4/2026).

Kehadiran Hamdan Sati dalam agenda tersebut turut didampingi sejumlah tokoh masyarakat, kader, dan simpatisan. Momen ini dinilai menjadi sinyal kuat bertambahnya daya tarik PKB bagi tokoh-tokoh berpengaruh di daerah.

Hamdan menyatakan kesiapannya untuk memperkuat barisan PKB, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. Ia mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung tidak diambil secara instan, melainkan melalui proses komunikasi intensif, termasuk pertemuan langsung dengan Ruslan M. Daud.

Baca Juga :  RDPU RPJMD Aceh Selatan Memanas, Hadi Surya Kritik Target dan Strategi Pembangunan

Menurutnya, kepemimpinan dan visi besar PKB menjadi alasan utama dirinya memilih bergabung. Ia menilai PKB memiliki komitmen kuat dalam membangun Aceh secara inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

“PKB menunjukkan keseriusan dalam membangun daerah. Kepemimpinan yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat menjadi nilai penting yang saya lihat,” ujar Hamdan.

Ia juga menilai arah politik PKB saat ini jelas, dengan pendekatan yang merangkul berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh agama, pemuda, petani, nelayan, hingga kalangan profesional.

Baca Juga :  Komisi I DPR Uji Pemahaman Politik Luar Negeri 24 Calon Dubes Indonesia

Menariknya, hubungan Hamdan Sati dan Ruslan M. Daud bukanlah hal baru. Keduanya merupakan sahabat lama yang pernah sama-sama menjabat sebagai kepala daerah pada periode 2012–2017. Kesamaan pengalaman tersebut memperkuat kesamaan visi politik di antara keduanya.

Bergabungnya Hamdan dinilai menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai ajang reuni politik, tetapi juga sebagai upaya menyatukan pengalaman dan jaringan dalam memperkuat perjuangan politik di Aceh.

Sebagai tokoh senior, Hamdan dikenal memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat Aceh Tamiang, dengan jaringan sosial-politik yang solid serta basis massa yang loyal. Ia juga dikenal sebagai figur yang mampu menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah.

Baca Juga :  Wamenhan Donny Hadiri Raker dengan Komisi I DPR, Bahas RKA Kemhan-TNI 2026

Pengamat menilai langkah ini berpotensi memberikan dampak elektoral signifikan bagi PKB, khususnya dalam memperluas basis dukungan di Aceh Tamiang dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, Ruslan M. Daud menyambut baik bergabungnya Hamdan Sati. Ia menegaskan bahwa PKB terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen membangun daerah.

“Bergabungnya Bapak Hamdan Sati menjadi kehormatan bagi kami. Ini menunjukkan bahwa PKB semakin dipercaya sebagai rumah perjuangan bersama,” ujarnya.

Dengan masuknya Hamdan Sati, PKB Aceh semakin menunjukkan konsolidasi yang kuat dan inklusif dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Politik

Wamenhan Donny Hadiri Peringatan Hari Nasional ke-95 Arab Saudi di Jakarta

Politik

Situs Patiayam Terancam Punah, Lestari Moerdijat Desak Status Cagar Budaya Nasional

Politik

Kemhan RI dan Panglima TNI Temui Kadet Palestina di Unhan RI

Parlementarial

Tgk Agam Desak DPRA Bentuk Pansus, Bongkar Dugaan Pengkhianatan Negara Terkait Pengalihan Empat Pulau Aceh ke Sumut

Politik

Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Pendidikan dan Inkubasi Bisnis ke Lembaga Keagamaan di Yogyakarta

Politik

KPA Kritik Pemerintah Aceh Terlalu Pro-Korporasi Tambang, Rakyat Terus Tersisih

Politik

Laskar Panglima Nanggroe Tanggapi Pembangunan Batalyon: Aceh Bukan Wilayah Darurat Militer

Politik

Wamenhan Resmi Buka Pendidikan Mahasiswa Baru Unhan RI Tahun Akademik 2025/2026