Home / Pemerintah Aceh

Senin, 27 April 2026 - 09:05 WIB

Soroti Geopolitik Dunia, Wali Nanggroe Tekankan Stabilitas dan Ketahanan Aceh

mm Tiara Ayu Juneva

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haythar bersama Anggota DPR RI Komisi XII Irsan Sosiawan Gading, Wakil Ketua I DPRA Saifuddin Muhammad, serta jajaran terkait berfoto bersama usai pertemuan membahas isu ketahanan energi nasional di Meuligoe Wali Nanggroe, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok. Wali Nanggroe Aceh

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al Haythar bersama Anggota DPR RI Komisi XII Irsan Sosiawan Gading, Wakil Ketua I DPRA Saifuddin Muhammad, serta jajaran terkait berfoto bersama usai pertemuan membahas isu ketahanan energi nasional di Meuligoe Wali Nanggroe, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok. Wali Nanggroe Aceh

Banda Aceh – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, mengimbau masyarakat Aceh untuk tetap menjaga ketenangan, persatuan, serta kepercayaan terhadap arah kebijakan pembangunan daerah di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam keterangannya, Wali Nanggroe menyoroti kondisi dunia yang saat ini diwarnai ketidakpastian geopolitik dan ekonomi, termasuk konflik di berbagai kawasan yang berdampak pada stabilitas energi, fluktuasi harga komoditas, serta tekanan terhadap fiskal negara.

Melalui Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, disampaikan bahwa situasi geopolitik global turut memengaruhi Indonesia, termasuk Aceh, terutama dalam aspek biaya produksi, distribusi, hingga kemampuan pemerintah menjaga layanan publik.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Berjiwa Wirausaha, Aset Negara Harus Produktif

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat perlu memahami bahwa kebijakan publik tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh realitas global yang terus bergerak,” ujar Wali Nanggroe.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan daerah, termasuk penyesuaian Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA), perlu dipahami secara komprehensif sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan ruang fiskal.

Dalam kesempatan terpisah, Wali Nanggroe menerima kunjungan Anggota DPR RI Komisi XII, Irsan Sosiawan Gading, bersama Wakil Ketua I DPRA Saifuddin Muhammad di Meuligoe Wali Nanggroe pada 21 April 2026. Pertemuan tersebut membahas isu strategis terkait stabilitas energi nasional dan peran Aceh dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

Baca Juga :  Terima Masa Aksi, Karo Pemotda Setda Aceh: Empat Pulau Itu Milik Kita

Menurutnya, sektor energi memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah gejolak global. Aceh dinilai memiliki posisi strategis dengan potensi sumber daya yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan untuk kepentingan daerah dan nasional.

“Kontribusi Aceh di sektor energi selama ini telah menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan energi nasional,” katanya.

Baca Juga :  Mualem Tiba di Banda Aceh, Langsung Bekerja Hingga Larut Malam

Wali Nanggroe juga menyampaikan sejumlah poin penting, di antaranya penguatan ketahanan sosial, adaptasi kebijakan daerah terhadap dinamika global, serta pentingnya sinergi antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ia turut mengajak masyarakat menjadikan kondisi global saat ini sebagai momentum memperkuat kemandirian Aceh, terutama di sektor energi dan ekonomi produktif.

“Aceh memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi krisis. Dengan kebersamaan, kita mampu melewati setiap tantangan,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wagub Aceh Hadiri Peringatan 21 Tahun Tsunami dan Doa Bersama untuk Korban Banjir

News

Wagub Fadhlullah: Draft Revisi UUPA harus Segera Kita Serahkan ke DPR RI
Wagub Fadhlullah

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Ingatkan Panitia MTQ Siap Jauh Hari

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Ikuti Rakor Kepala Daerah se-Sumatera di Batam
Mualem Lantik Pejabat Aceh

Pemerintah Aceh

Mualem Lantik Pejabat Aceh, Salah Satunya Marthunis

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Ultimatum Tambang Ilegal Hentikan Aktivitas
Sekda Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Minta KPI Tegas Awasi Konten Negatif Media Sosial

Daerah

Pemerintah Aceh Janji Upayakan Empat Pulau di Singkil Kembali Masuk Wilayah Aceh