Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:31 WIB

Plt Kadisdik Aceh Dorong Sekolah Berjiwa Wirausaha, Aset Negara Harus Produktif

mm Redaksi

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP bersama Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh tentang inkubasi bisnis, yang berlangsung di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, S.Pd., M.SP bersama Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan menyaksikan penandatanganan MoU antara PT Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2, dan 3 Banda Aceh tentang inkubasi bisnis, yang berlangsung di Aula SMKN 3 Banda Aceh, Selasa (27/01/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., M.SP, mendorong kepala sekolah dan jajaran pendidikan untuk mengubah cara pandang dalam mengelola aset dan potensi sekolah.

Ia menegaskan, berbagai fasilitas yang dititipkan negara—mulai dari gedung, listrik hingga peralatan—bukan untuk dibiarkan stagnan, tetapi harus dikelola secara produktif dan berorientasi hasil.

Hal itu disampaikan Murthalamudin saat menghadiri penandatanganan MoU antara PT. Global Mandiri USK dengan BLUD SMKN 1, 2 dan 3 Banda Aceh di Aula SMKN 3 Banda Aceh. Selasa (27/01/2026).

Murthalamuddin menyinggung lemahnya mental kewirausahaan di kalangan aparatur pendidikan. Menurutnya, banyak sekolah memiliki peluang besar untuk berkembang, namun gagal karena tidak berani membaca pasar dan mengelola potensi secara profesional.

Baca Juga :  Prof Zulkarnain Diganjar Penghargaan dari Universiti Putra Malaysia

“Kalau semua biaya dasar sudah ditanggung negara, seharusnya sekolah punya ruang besar untuk menciptakan keuntungan. Ini soal mental,” ujarnya.

Ia mencontohkan peluang usaha berbasis kompetensi keahlian SMK yang selama ini belum dimaksimalkan. Mulai dari jasa produksi, bengkel, hingga pemanfaatan lahan dan limbah organik, semua bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan pendekatan bisnis yang tepat.

“Bukan asal jalan, tapi harus untung. Kalau tidak, sama saja seperti lembu makan plastik—masuk, keluar, tidak pernah gemuk,” tegasnya.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terjebak Longsor di Putri Betung Gayo Lues Saat Salurkan Bantuan Banjir dan Longsor

Murthalamuddin juga membagikan pengalaman pribadinya yang pernah terpuruk secara ekonomi saat pandemi, hingga bangkit kembali melalui dunia sales dan kewirausahaan. Dari pengalaman itu, ia menilai kemampuan membaca peluang, menjual gagasan, dan mengelola jejaring menjadi kunci utama keberhasilan.

Ia menekankan, keberhasilan bukan ditentukan oleh gelar akademik semata, melainkan kecakapan mengelola potensi. “Sekolah jangan takut berinovasi. Kalau tidak mampu menjalankan, beri ruang kepada yang mau dan mampu,” katanya.

Menutup arahannya, Murthalamuddin mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun mental game uang—cara berpikir realistis dan produktif dalam mengelola sumber daya. “Kalau orang tanpa modal bisa hidup, kenapa kita yang sudah dimodali negara tidak bisa?” pungkasnya.

Baca Juga :  Dapur MBG Seunuddon Dibuka, Wagub Dorong Gizi Anak Aceh

Sementara itu, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Marwan, menyampaikan komitmen USK untuk terus memperkuat kolaborasi dengan SMK, khususnya dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Pengelolaan BLUD yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, karena hasilnya dapat dikembalikan untuk pengembangan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Bisnis dan Dana Lestari USK, Dr. Syaifullah Muhammad, serta Direktur Utama PT Global Mandiri USK, Rizalsyah.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Hadiri Rapat Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia di Bali, Bahas Penguatan Kelembagaan dan DBH Migas

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Minta Dukungan Komisi IX untuk Layanan Kesehatan

Daerah

Pemerintah Aceh Salurkan 96 Ton Beras CBP ke Aceh Tengah dan Bener Meriah Pasca Bencana

Aceh Barat

Bupati Tarmizi Tandatangani MoU dengan Kemenhub untuk Pengembangan SDM Transportasi Aceh Barat

Pemerintah Aceh

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Pendidikan

AICIS+ 2025 di UIII Depok, Angkat Islam & Inovasi Sains

Daerah

Pemerintah Aceh Janji Upayakan Empat Pulau di Singkil Kembali Masuk Wilayah Aceh

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Resmikan Dashboard Peta Aksi Bencana, Perkuat Partisipasi Publik dan Koordinasi Antarinstansi