Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:13 WIB

Revitalisasi Pasar SMEP Peunayong Dimulai, Illiza: Akan Jadi Ikon Ekonomi dan Wisata Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong yang diproyeksikan menjadi pusat perdagangan, UMKM, dan wisata sejarah, Selasa (21/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong yang diproyeksikan menjadi pusat perdagangan, UMKM, dan wisata sejarah, Selasa (21/7/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meninjau progres penataan kawasan Pasar SMEP Peunayong, Selasa (21/7/2026). Revitalisasi kawasan tersebut menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menghidupkan kembali pusat perdagangan sekaligus menghadirkan destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.

Dalam peninjauan itu, Illiza mengatakan Pasar SMEP akan dikembangkan menjadi kawasan perdagangan terpadu yang menggabungkan fungsi ekonomi, ruang publik, serta wisata sejarah.

Menurutnya, Pasar SMEP awalnya dibangun sebagai lokasi relokasi pedagang pascatsunami yang sebelumnya berjualan di kawasan Pasar Aceh dan sejumlah titik lainnya. Namun, seiring waktu aktivitas perdagangan mengalami penurunan, banyak kios yang tidak lagi beroperasi, dan kawasan tersebut menjadi kurang produktif.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Gelar Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau untuk Warga

“Tempat ini sudah mulai kumuh, pedagang juga sudah tidak begitu laku dan banyak kios yang kosong. Karena itu kita ingin mengembalikan fungsi kawasan ini agar kembali hidup,” ujar Illiza.

Ia menjelaskan, konsep revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan pusat perdagangan, tetapi juga menghadirkan kawasan wisata yang memadukan sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Antisipasi Pencurian Kabel Terulang, Diskominfotik Banda Aceh Perkuat Pengawasan Underpass Beurawe

Nantinya kawasan tersebut akan dilengkapi dengan pertokoan, sentra UMKM, kafe, amphitheater, serta ruang terbuka untuk berbagai kegiatan seni, budaya, dan komunitas.

Illiza menambahkan, desain kawasan akan menampilkan keberagaman budaya yang menjadi bagian dari sejarah Banda Aceh. Berbagai ornamen yang merepresentasikan etnis dan bangsa yang memiliki hubungan historis dengan Aceh, seperti Tionghoa, Turki, India, dan lainnya, akan dihadirkan sebagai identitas kawasan.

“Kita ingin menghadirkan kawasan yang mencerminkan keberagaman dan sejarah Banda Aceh, bukan hanya mengangkat satu etnis saja. Ini menjadi simbol kota yang inklusif dan penuh kolaborasi,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Penganiayaan Bayi, Pemko Banda Aceh Tutup Baby Preneur Daycare di Syiah Kuala

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, kawasan Pasar SMEP juga diproyeksikan sebagai destinasi wisata baru yang mampu menarik kunjungan masyarakat maupun wisatawan.

Ke depan, kawasan tersebut akan terintegrasi dengan pengembangan ekonomi malam melalui konsep car free night, pusat kuliner, pasar produk UMKM, serta berbagai kegiatan yang diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Kota Banda Aceh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Raih Dua Penghargaan Bergengsi 2025 untuk Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Pemko Banda Aceh

Olahraga Jadi Media Pemersatu dan Pembangunan Karakter Masyarakat Banda Aceh

Pemerintah Aceh

Kolaborasi Pemko dan UPTD PPA Hadirkan Ruang Layanan Baru Samsat di MPP Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Tanpa Kembang Api dan Petasan, Malam Tahun Baru 2026 di Banda Aceh Berlangsung Kondusif

Pemko Banda Aceh

Wawalko Banda Aceh Serahkan 200 Paket Daging Meugang untuk Penyandang Disabilitas di Rumah Singgah Dinsos

Pemko Banda Aceh

Illiza Serahkan Bingkisan Lebaran untuk 636 Petugas Kebersihan Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Apel Gabungan Awal 2026, Wawalko Banda Aceh Minta ASN Perkuat Komitmen Pelayanan

Pemko Banda Aceh

Harganas 2026 di Banda Aceh, Desy Maulidha Tekankan Ayah Harus Hadir dalam Tumbuh Kembang Anak