Aceh Utara – Kecamatan Langkahan dipilih sebagai lokasi puncak peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 sebagai upaya menumbuhkan semangat masyarakat untuk bangkit pasca bencana serta memperkuat sosialisasi enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) Posyandu.
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, dalam sambutannya pada acara puncak yang digelar di komplek hunian sementara (huntara) Gampong Tanjong Dalam Selatan, Rabu (29/4/2026).
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir di Langkahan untuk bersilaturahmi dan menunaikan janji bertemu langsung dengan masyarakat. Dari Langkahan, kita gaungkan Hari Posyandu ke seluruh Indonesia,” ujar Tri Tito.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai penguat semangat untuk bangkit dari dampak bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh pada akhir November tahun lalu.
Tri Tito juga menekankan pentingnya peran Posyandu dalam menjaga kesehatan masyarakat melalui imunisasi dan vaksinasi.
“Semoga Hari Posyandu menyatukan kita semua dalam memperkuat pelayanan kesehatan melalui enam bidang SPM Posyandu,” katanya.
Enam SPM Posyandu merupakan bagian dari transformasi layanan menjadi pusat pelayanan terintegrasi yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Aceh, Marlina Muzakir, mengajak seluruh kader Posyandu untuk mengimplementasikan enam bidang SPM guna menghadirkan layanan yang lebih komprehensif bagi masyarakat.
“Kami mengajak para kader untuk menyukseskan program Posyandu dengan menjalankan enam bidang SPM demi pelayanan yang lebih menyeluruh,” ujar Marlina yang akrab disapa Kak Na.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Pembina Posyandu Pusat yang telah menunjuk Aceh sebagai tuan rumah peringatan nasional tersebut.
Menurutnya, momentum ini menjadi penyemangat bagi Aceh untuk bangkit dan terus berbenah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, Kak Na mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan optimis karena pemerintah terus bekerja dalam pemulihan daerah terdampak.
Pada kesempatan tersebut, Tri Tito bersama jajaran TP Posyandu Aceh turut menyalurkan bantuan berupa alat olahraga, paket sembako, perlengkapan ibadah, perangkat teknologi pembelajaran, serta buku bacaan bagi siswa SD Negeri di Kecamatan Langkahan.
Kegiatan ditutup dengan senam kesegaran jasmani bersama masyarakat serta penyerahan makanan bergizi gratis bagi siswa, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui di kawasan huntara.
Editor: Dahlan











