Home / Aceh Barat / Pemerintah

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:24 WIB

Pemkab Aceh Barat Gelar Advokasi dan Sosialisasi PUG, Sekda: Pembangunan Harus Adil bagi Perempuan dan Laki-laki

mm Tiara Ayu Juneva

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr. Kurdi, membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) kewenangan kabupaten/kota di Aula Dharma Wanita Persatuan Meulaboh, Selasa (10/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat, Dr. Kurdi, membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) kewenangan kabupaten/kota di Aula Dharma Wanita Persatuan Meulaboh, Selasa (10/3/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Dr. Kurdi, secara resmi membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender (PUG) kewenangan kabupaten/kota yang berlangsung di Aula Dharma Wanita Persatuan (DWP), Meulaboh, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat pemahaman serta komitmen perangkat daerah dalam mengintegrasikan perspektif gender dalam proses pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Sekda Dr. Kurdi menyampaikan bahwa Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi penting dalam pembangunan guna memastikan perempuan dan laki-laki memperoleh kesempatan, akses, partisipasi, serta manfaat yang setara dari setiap kebijakan dan program pembangunan.

Baca Juga :  Anggota DPRK Simeulue, Zainuddin, Gelar Reses Tahap Dua Serap Aspirasi Masyarakat

“Pengarusutamaan gender merupakan langkah strategis agar pembangunan yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat,” ujar Dr. Kurdi.

Ia menjelaskan, komitmen terhadap penerapan PUG telah ditegaskan melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional. Instruksi tersebut mengamanatkan seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah untuk mengintegrasikan perspektif gender dalam setiap tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Sejalan dengan amanat tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus mendorong agar perspektif gender menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah.

Baca Juga :  Salmawati Kunjungi RSAN Aceh Besar, Janji Ajak Gubernur Mualem

Menurutnya, penerapan PUG tidak hanya sekadar memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga bertujuan memastikan bahwa program pembangunan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, inklusif, dan tepat sasaran.

Melalui kegiatan advokasi kebijakan dan penguatan kapasitas ini, diharapkan para perencana pembangunan, focal pointPUG, serta perangkat daerah dapat semakin memahami cara menyusun analisis gender serta mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran responsif gender dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

“Dengan demikian, setiap kebijakan dan program yang kita rancang dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Barat,” katanya.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil Kunjungi SMAN 1 Seulimeum 

Di akhir sambutannya, Sekda juga mengajak seluruh perangkat daerah agar tidak memandang PUG sebagai sekadar beban administrasi. Sebaliknya, PUG harus dipahami sebagai pendekatan yang membantu pemerintah merancang program pembangunan yang lebih tepat sasaran, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah, perencana pembangunan, serta focal point PUG di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Melalui sosialisasi tersebut diharapkan implementasi PUG di Aceh Barat dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Buka Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan Simpang Tiga, Pertanian Jadi Andalan Ekonomi

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Ikuti Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-29 Secara Virtual
Korban Banjir Aceh Barat

Aceh Barat

Pemprov Aceh Salurkan Bantuan Cepat untuk Korban Banjir Aceh Barat

Parlementarial

Komisi IV DPRA : Prestasi Aceh Dalam LKS Nasional Butuh Evaluasi

Aceh Besar

Pasar Induk Lambaro Dilengkapi Portal Keluar-Masuk, Bupati Muharram Idris Fokus Atasi Kemacetan

Aceh Barat

Gerakan ASN Aceh Barat: Bersih-Bersih Lingkungan hingga Kampanye Hemat Energi

Parlementarial

DPRA Lakukan Sidak ke RSUDZA Temukan Banyak Kekurangan

Aceh Besar

Penyandang Disabilitas di Peukan Bada Terima Bantuan Motor Modifikasi dari TP-PKK Aceh Besar