Home / Nasional / Pemerintah

Minggu, 13 Juli 2025 - 20:57 WIB

Peluncuran Kopdes Merah Putih oleh Presiden Prabowo Diundur ke 21 Juli 2025, Lokasi Tetap di Klaten

mm Tika Fitri Lestari

Kopdes Merah Putih dirancang untuk memangkas mata rantai distribusi yang selama ini dikuasai oleh rentenir dan tengkulak, sekaligus menjadi solusi akses permodalan masyarakat desa. Foto: Dok. KOMPAS.com

Kopdes Merah Putih dirancang untuk memangkas mata rantai distribusi yang selama ini dikuasai oleh rentenir dan tengkulak, sekaligus menjadi solusi akses permodalan masyarakat desa. Foto: Dok. KOMPAS.com

Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, batal meresmikan peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2025 di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peluncuran tersebut resmi diundur menjadi tanggal 21 Juli 2025.

Keterangan itu disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Budi Arie Setiadi, pada Minggu (13/7/2025), di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan dengan pertimbangan efektivitas dan partisipasi seluruh pemangku kepentingan.

“Akhirnya diputuskan tanggal 21 karena hari kerja atau hari Senin. Jadi semua Gubernur dan Bupati/Walikota, Kades dan seluruh pengurus Kopdes bisa bergabung melalui Zoom,” ujar Budi Arie.

Baca Juga :  Polwan Polda Aceh Ini Raih Juara II Karate Piala Kapolri Tahun 2025

Dengan diubahnya jadwal menjadi hari kerja, pemerintah berharap peluncuran Kopdes Merah Putih bisa diikuti secara lebih luas oleh para pemimpin daerah dan pengurus koperasi dari seluruh penjuru Indonesia, meski secara daring.

Meskipun waktu peluncuran diubah, lokasi acara tetap sama, yaitu di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten. Peluncuran ini akan menjadi momentum penting dalam penguatan koperasi desa sebagai pilar utama penggerak ekonomi kerakyatan.

81.000 Kopdes Telah Dibentuk

Budi Arie juga menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembentukan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Hingga pertengahan Juli 2025, tercatat sudah lebih dari 81.000 Kopdes dibentuk, dan sebagian besar telah memiliki badan hukum resmi.

Baca Juga :  Kemendagri Tegaskan Sengketa 4 Pulau Terjadi Sebelum Bobby Jadi Gubernur

“Saat ini sudah lebih dari 81.000 Kopdes Merah Putih yang berbadan hukum dan 78.000 sudah memperoleh SABH dari Dirjen AHU Kementerian Hukum,” paparnya.

Kopdes Merah Putih, lanjutnya, bukan hanya sebatas program semata, tetapi merupakan gerakan strategis pemerintah untuk membangkitkan ekonomi desa melalui kolaborasi koperasi, BUMDes, UMKM, dan elemen masyarakat lainnya.

Ia menegaskan bahwa peresmian Kopdes Merah Putih di Desa Bentangan akan menjadi tonggak awal operasionalisasi koperasi desa ini secara nasional. Pemerintah menaruh harapan besar agar Kopdes bisa menjadi instrumen pemerataan ekonomi dan kemandirian desa.

Baca Juga :  Peringingatan Tahun Baru Islam di Aceh Barat: Bupati Tarmizi Ajak Masyarakat Introspeksi Diri dan Terapkan Syariat Islam Secara Kaffah

“Peresmian Kopdes Desa Bentangan menjadi tonggak awal pengoperasian Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia. Kopdes Merah Putih juga bukan sekedar program, namun upaya pemerintah menggerakan ekonomi rakyat,” tutur Budi Arie.

Dengan semangat gotong royong dan digitalisasi koperasi, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh desa di Indonesia memiliki akses terhadap pembiayaan, distribusi barang, dan pasar yang adil melalui sistem koperasi yang profesional dan transparan.

Editor: RedaksiReporter: Tika Fitri LestariSumber: https://money.kompas.com/read/2025/07/13/180100426/mundur-kopdes-merah-putih-bakal-diresmikan-prabowo-pada-21-juli-2025

Share :

Baca Juga

Aceh Barat

BNPB Salurkan Rp 1,4 Miliar untuk Perbaikan Rumah Rusak Ringan dan Sedang di Aceh Barat

Nasional

Menag Apresiasi Peran DDII dalam Mengirim Da’i ke Pelosok Negeri

Nasional

Rakornas Baznas 2025, Menag: Potensi Zakat Bisa Capai Rp500 Triliun

Daerah

Belasan Guru Berstatus Aparatur Sipil Negara Terciduk di Warkop, Pelajar Bolos akan Ditangkap

Aceh Barat

Plt Sekda Aceh Barat Pimpin Rapat Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Pemerintah

Salmawati Kunjungi RSAN Aceh Besar, Janji Ajak Gubernur Mualem
Menag

Nasional

Menag Paparkan Ekoteologi dan Kurikulum Cinta di PPWK PBNU Surabaya

Nasional

Wamenag Apresiasi Prestasi MAN IC Batam di Milad ke-9, Siswa Raih Prestasi Internasional