Home / Aceh Besar

Senin, 29 September 2025 - 17:18 WIB

Pelajar Aceh Didorong Berprestasi dan Lestarikan Bahasa Aceh

mm Syaiful AB

Kakanwil Kemenag Aceh Drs. H. Azhari, M.Si, memukul beduk tanda dibukannya RIAB FAIR di Kampus MA Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (29/09/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Kakanwil Kemenag Aceh Drs. H. Azhari, M.Si, memukul beduk tanda dibukannya RIAB FAIR di Kampus MA Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (29/09/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Aceh Besar – Asisten I Sekda Aceh Besar, Farhan AP, yang akrab disapa Yahcek Farhan, mengajak pelajar untuk terus mengembangkan potensi diri sekaligus menjaga identitas budaya melalui pelestarian bahasa Aceh. Hal ini disampaikannya saat membuka ajang tahunan RIAB Fair XII di Kompleks Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Senin (29/9/2025).

Farhan memberikan apresiasi kepada pihak RIAB yang konsisten menyediakan wadah bagi pelajar dari berbagai daerah di Aceh untuk mengasah bakat dan kompetensi. Ia menilai kegiatan seperti RIAB Fair penting untuk melatih mental, membentuk karakter, dan menumbuhkan semangat kompetitif generasi muda.

Baca Juga :  Maulid Nabi di UIN Ar-Raniry Hadirkan Pesan Akhlak dan Solidaritas untuk Gaza

“Ajang seperti ini menjadi tempat bagi anak-anak kita untuk belajar tampil percaya diri. Dengan sering mengikuti kegiatan seperti ini, mereka terbiasa berbicara di depan umum dan berkompetisi secara sehat,” ujarnya.

Farhan juga menyoroti peran sekolah dan dayah di Aceh Besar, seperti Al-Manar dan Oemar Diyan, yang menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bagian dari pembinaan mental dan kesiapan pelajar menghadapi kompetisi lebih tinggi.

Selain itu, Yahcek Farhan menekankan pentingnya pelestarian bahasa Aceh di lingkungan pendidikan. Ia menyebutkan kemampuan bahasa Inggris dan Arab para santri sudah baik, namun kemampuan bahasa Aceh mulai menurun. “Kalau kita tidak membiasakannya sekarang, maka dalam dua dekade ke depan generasi kita bisa kehilangan salah satu warisan budaya terbesar,” tegasnya.

Baca Juga :  BPBD Aceh Besar Catat 17 Bangunan Rusak Akibat Angin Kencang

Pandangan ini mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Drs H Azhari MSi, yang hadir membuka kegiatan secara simbolis dengan penabuhan beduk. Azhari menekankan bahwa pelestarian bahasa Aceh harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari di lingkungan pendidikan.

RIAB Fair XII diikuti 2.754 peserta dari 147 sekolah dan madrasah di seluruh Aceh. Para peserta berkompetisi dalam berbagai cabang lomba seperti cerdas cermat, olimpiade sains dan agama, tilawatil Quran, tahfidz, kaligrafi, pidato tiga bahasa, rapai geleng, futsal, dan panahan.

Baca Juga :  Tim Gammawar Aceh 2025 Disambut di Gampong Miruek Lamreudeup Aceh Besar

Direktur MA Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa, Riadhi SPd, menegaskan, RIAB Fair bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri peserta. Sebagai apresiasi, panitia memberikan “Golden Ticket” berupa kesempatan melanjutkan pendidikan di RIAB tanpa tes dan pembebasan biaya pembangunan hingga 100 persen, tergantung prestasi peserta.

“Kami berkomitmen menjadikan RIAB Fair sebagai wadah bagi generasi muda Aceh untuk menyalurkan potensi, meraih mimpi, dan menjadi insan berprestasi yang membawa nama baik daerah dan bangsa,” tutup Riadhi.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Bupati Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Harap Mukab VI Kadin Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha

Aceh Besar

HUT ke-80 RI, Kecamatan Darul Kamal Gelar Upacara di Halaman MIN 18 Aceh Besar
Anggaran Aceh Besar

Aceh Besar

Bupati Minta Sinergi Penuh Susun Anggaran Aceh Besar 2026

Aceh Besar

Ribuan Siswa Meriahkan Karnaval HUT ke-80 RI di Darul Kamal

Aceh Besar

Peringati Tahun Baru Islam 1447 H, Pemkab Aceh Besar Gelar Pawai Ta’aruf 
Nadian

Aceh Besar

Nadian, Jemaah Haji Aceh Utara, Tiba Usai Dirawat di Makkah

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Paparkan Jawaban Eksekutif RPJMD 2025–2029 di Paripurna DPRK

Aceh Besar

KDMP Lamtamot Resmi Beroperasi, Keuchik Ajak Warga Jadi Anggota untuk Perkuat Ekonomi Desa