Home / Parlementarial

Sabtu, 19 September 2026 - 22:20 WIB

Pandangan Fraksi Demokrat terhadap Perubahan APBK Banda Aceh 2026, Tekankan Kepentingan Masyarakat

mm Redaksi

Juru bicara Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh, Aiyub Bukhari, saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok, DPRK Banda Aceh

Juru bicara Fraksi Demokrat DPRK Banda Aceh, Aiyub Bukhari, saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Rancangan Qanun Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRK Banda Aceh, Selasa (15/9/2026). Foto: Dok, DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyampaikan pandangan nya terhadap Rancangan Qanun (Raqan) Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Kota (ABPK) Banda Aceh Tahun Anggaran 2026.

Hal ini disampaikan juru bicaran Demokrat Aiyub Bukhari dalam rapat Paripurna Dewan yang berlangsung pada Selasa (15/09/2026) di Kantor DPRK Banda Aceh.

Menurutnya Rancangan Qanun Tentang Perubahan APBK Banda Aceh Tahun Anggaran 2026 merupakan hal penting dalam pelaksanaan fungsi  anggaran dan fungsi pembentukan peraturan daerah oleh DPRK, sekaligus mencerminkan komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara tertib, transparan, akuntabel, efektif, efisien dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Fraksi Partai Demokrat memandang bahwa APBK bukan semata-mata dokumen angka-angka pendapatan dan belanja, tetapi merupakan instrumen utama Pemerintah Kota bersama DPRK dalam menjawab kebutuhan masyarakat serta mewujudkan pembangunan Kota Banda Aceh yang lebih maju, adil, sejahtera, religius, dan berdaya saing.

“Oleh karena itu, Rancangan Qanun Tentang Perubahan APBK Tahun Anggaran 2026 harus benar-benar diarahkan untuk melakukan penyesuaian terhadap dinamika fiskal dan kebutuhan pembangunan daerah, sekaligus memastikan setiap rupiah uang rakyat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” kata Aiyub Bukhari.

Baca Juga :  Rapat Perdana sebagai Plt Sekda, Taufik Bahas Penguatan Sinergi dengan DPRA

Fraksi Partai Demokrat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh yang telah menyampaikan Rancangan Qanun Perubahan APBK Tahun Anggaran 2026 kepada DPRK Banda Aceh untuk dibahas bersama.

“Kami memahami bahwa perubahan anggaran merupakan bagian dari proses pengelolaan keuangan daerah yang harus dilakukan secara terukur, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Namun demikian, Fraksi Partai Demokrat memandang masih terdapat sejumlah hal penting yang perlu mendapat perhatian dan penjelasan dari Pemerintah Kota Banda Aceh,” ujarnya

Fraksi Partai Demokrat meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk terus meningkatkan kapasitas Pendapatan Asli Daerah  (PAD), terutama melalui optimalisasi potensi pajak daerah dan retribusi daerah. Kami juga meminta Pemerintah Kota melakukan evaluasi terhadap seluruh sumber pendapatan daerah yang ditargetkan dalam APBK Perubahan 2026.

Fraksi Partai Demokrat juga menekankan pentingnya penguatan pengelolaan aset daerah. Jangan sampai aset milik Pemerintah Kota yang memiliki nilai ekonomi justru tidak memberikan kontribusi optimal bagi peningkatan pendapatan daerah.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Motivasi Siswa MIS Lamgugob Lewat Upacara Senin

Fraksi Partai Demokrat memandang bahwa setiap perubahan belanja dalam APBK 2026 harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas, indikator kinerja yang terukur, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Kami meminta Pemerintah Kota untuk mengendalikan belanja yang 8 bersifat administratif dan seremonial, terutama apabila tidak memiliki urgensi yang kuat.

Fraksi Partai Demokrat juga meminta agar perubahan anggaran tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi lebih menekankan pada output dan outcome yang dapat dirasakan masyarakat.

Fraksi Partai Demokrat memberikan perhatian serius terhadap sektor pendidikan. Kami meminta Pemerintah Kota memastikan anggaran pendidikan benar-benar diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan serta kompetensi tenaga pendidik, dan memberikan akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak Kota Banda Aceh. Pemerintah juga perlu memberikan perhatian terhadap kebutuhan sekolah yang masih mengalami keterbatasan fasilitas, termasuk kebutuhan ruang kelas, sanitasi, fasilitas pendukung pembelajaran, serta sarana pendidikan yang inklusif dan ramah anak.

Baca Juga :  Irwansyah Ajak Siswa SDIT Islah Banda Aceh Berani Bermimpi Besar Demi Masa Depan

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu,Fraksi Partai Demokrat meminta agar kebijakan anggaran pendidikan tidak hanya mengejar target administratif, tetapi mampu melahirkan generasi Banda Aceh yang cerdas, berkarakter, berakhlak, kreatif, dan memiliki daya saing.

Kesehatan Dan Perlindungan Sosial Fraksi Partai Demokrat meminta Pemerintah Kota memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, lansia, anak-anak, perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

Program jaminan kesehatan dan pelayanan dasar harus dipastikan berjalan secara efektif dan tidak menimbulkan kesulitan administratif bagi masyarakat.

“Kami juga meminta Pemerintah Kota memperkuat program perlindungan sosial agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Pendataan masyarakat miskin dan rentan harus terus diperbarui sehingga tidak terjadi persoalan salah sasaran, tumpang tindih bantuan, maupun masyarakat yang seharusnya menerima tetapi justru tidak mendapatkan,” tuturnya.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Farid Nyak Umar Dorong Penguatan Peran Kader Posyandu dan KWT untuk Kesejahteraan Masyarakat Banda Aceh

Parlementarial

AFK Cup Futsal Resmi Dimulai di Banda Aceh, Ketua DPRK Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Soroti Penghapusan Dana Operasional Satpol PP/WH Tahun 2026

Parlementarial

Ketua Komisi III DPRK Aceh Besar Dorong SKPK Percepat Realisasi Proyek APBK 2026 untuk Gerakkan Ekonomi Warga

Parlementarial

Ketua DPRA Tekankan Pencegahan Korupsi Harus Dimulai dari Penguatan Integritas

Aceh Besar

Abdul Muchti Tendang Bola Perdana Faruq Football Academy Championship 2026 di Krueng Barona Jaya

Parlementarial

DPRA dan SMSI Aceh Sepakat Perkuat Literasi Informasi di Era Digital

Parlementarial

Bangkit di Tengah Keterbatasan, Warga Lampriet Terima Becak Motor dari Ketua DPRK Banda Aceh