Home / Parlementarial / Pemerintah Aceh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Rapat Perdana sebagai Plt Sekda, Taufik Bahas Penguatan Sinergi dengan DPRA

mm Redaksi

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, beserta Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), menggelar rapat bersama Pimpinan dan Anggota DPRA, di Ruang Serba Guna DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si, beserta Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), menggelar rapat bersama Pimpinan dan Anggota DPRA, di Ruang Serba Guna DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., mengajak Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat konsolidasi dan komunikasi dalam mengawal pembangunan daerah.

Menurut Taufik, langkah tersebut penting untuk menjaga keselarasan hubungan antara eksekutif dan legislatif sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh.

Imbauan tersebut disampaikan Taufik saat mengikuti rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama DPRA di Ruang Banggar DPRA, Banda Aceh, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga :  BAA Talks 2026 Resmi Dibuka M. Nasir, Hadirkan Tokoh Nasional dan Inspirasi Generasi Muda

Rapat tersebut membahas Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat yang sekaligus menjadi agenda kerja perdana Taufik sebagai Plt Sekda Aceh, ia menegaskan pentingnya kekompakan dan sinergi antara Pemerintah Aceh dan DPRA. Menurutnya, komunikasi yang selaras menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan.

“Eksekutif dan legislatif harus seiring seirama dalam berkomunikasi demi pembangunan Aceh yang lebih baik ke depan,” ujar Taufik di hadapan anggota DPRA.

Baca Juga :  Wow! Investor Malaysia Tertarik Garap Peternakan Aceh

Taufik menjelaskan, penguatan komunikasi tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Mualem–Dek Fadh. Jajaran eksekutif, kata dia, diarahkan untuk terus menjaga keharmonisan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama lembaga legislatif.

Ia menambahkan, keterbukaan dan kerja sama erat antara Pemerintah Aceh dan DPRA bukan sekadar formalitas birokrasi. Menurutnya, kemitraan kedua lembaga tersebut berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat serta percepatan pelaksanaan berbagai program strategis di Aceh.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Siapkan Revisi PoD Blok Andaman

Dengan semakin solidnya kemitraan antara Pemerintah Aceh dan DPRA, Taufik berharap pembahasan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami memohon kerja sama yang baik. Mari bersama-sama kita bekerja dan membangun Aceh menjadi lebih baik. Sebagai rapat perdana saya selaku Plt Sekda, kami sangat terbuka dan memohon masukan serta saran dari teman-teman di DPRA,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Pemerintah Aceh dan DPRA Bersiap Bahas KUA-PPAS APBA 2027

Parlementarial

Langkah Strategis DPR Aceh dalam Revisi UUPA, Serahkan Draft Final ke Badan Keahlian DPR RI

Pemerintah Aceh

Pemerintah Pusat Revitalisasi SMK dan SLB Terdampak Bencana di Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Regulasi Baru Jaminan Kesehatan Saat Kunker Komisi IX DPR RI

Nasional

Kunjungan Kerja Mendagri di Aceh Tamiang, Serahkan Alat dan Logistik Pascabencana

Parlementarial

Komisi IV DPRK Desak Regulasi Day Care Banda Aceh: Unit Pengawas Lintas Dinas dan Saluran Aduan Warga Cegah Kekerasan Anak

Pemerintah Aceh

Bencana Hidrometeorologi, Mualem Tetapkan Perpanjangan Ketiga Tanggap Darurat Aceh

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Apresiasi Relawan Rumah Zakat, Tekankan Peran Dukungan Psikologis Korban Bencana