Home / Nasional / Pemerintah

Senin, 22 Desember 2025 - 20:04 WIB

Mentan Amran Janji Pulihkan 89 Ribu Hektare Sawah Aceh Pascabencana Banjir Bandang

mm Tiara Ayu Juneva

Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman bertemu Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Jakarta membahas pemulihan sektor pertanian Aceh pascabanjir bandang, Senin (22/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman bertemu Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Jakarta membahas pemulihan sektor pertanian Aceh pascabanjir bandang, Senin (22/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Jakarta – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk segera memulihkan lahan pertanian Aceh yang terdampak banjir bandang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, dalam pertemuan di kediaman Menteri Pertanian, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (22/12).

Dalam pertemuan tersebut dibahas penanganan pascabencana serta langkah percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh. Gubernur Mualem menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian beserta jajaran Kementerian Pertanian atas bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat Aceh, khususnya bantuan pangan pascabanjir.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dorong Sains dan Teknologi Jadi Motor Indonesia Emas 2045

“Alhamdulillah, bantuan yang diberikan telah diterima masyarakat dan sangat membantu di tengah kondisi sulit,” ujar Mualem.

Mualem menjelaskan, sekitar 89 ribu hektare sawah di sejumlah wilayah Aceh terdampak banjir bandang. Untuk itu, Pemerintah Aceh berharap Kementerian Pertanian dapat segera turun langsung ke lapangan guna melakukan penanganan dan perbaikan agar aktivitas pertanian masyarakat bisa kembali berjalan normal.

Selain sektor pertanian, Mualem juga mengusulkan bantuan lanjutan berupa bahan pangan, obat-obatan, selimut, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban bencana. Meski kebutuhan pangan relatif tercukupi, ia menilai masih banyak kebutuhan mendesak lainnya yang harus segera dipenuhi.

Baca Juga :  Scooter Braun Akhiri Perjalanan Sebagai CEO HYBE America, Ini Penggantinya

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan kesiapan Kementerian Pertanian untuk terus mendukung pemulihan Aceh. Ia memastikan bantuan akan terus disalurkan, baik dalam bentuk pangan maupun dukungan sarana dan prasarana pertanian.

“Kami pastikan bantuan terus berjalan, mulai dari beras, minyak goreng, hingga alat dan mesin pertanian. Pada Januari mendatang, kami juga akan mengirimkan 10 unit alat mesin pertanian sesuai permintaan Gubernur Aceh,” kata Amran.

Mentan Amran juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemulihan dan rekonstruksi sektor pertanian, termasuk perbaikan sawah yang rusak serta pendampingan bagi para petani, khususnya petani kopi di daerah terdampak banjir.

Baca Juga :  Kemhan Gelar Upacara Bendera Bulanan, Sekjen Ingatkan Waspadai Misinformasi

“Kami akan turun langsung ke lapangan mulai Januari. Selain itu, bantuan pangan sebanyak 10 ribu ton telah tiba di Aceh, dan kami mengalokasikan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk tiga provinsi terdampak, dengan dua pertiga dari total anggaran tersebut dialokasikan untuk Aceh,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Aceh turut didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Almuniza Kamal, SSTP, MSi, serta Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Said Marzuki, SIP, MSi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Menteri Agama Resmikan Kota Wakaf dan Kampung Zakat di Maros, Sulsel

Aceh Besar

Lapak PKL di Bahu Jalan Ditertibkan, Satpol PP Aceh Besar Ciptakan Pasar Tertib

Nasional

Presiden Prabowo Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan, Targetkan 20 Juta Siswa Ikut Cek Kesehatan Gratis

Daerah

Kemenkum Aceh Salurkan Ratusan Paket Daging Kurban

Nasional

Gubernur Aceh Terima Penghargaan Pimred Award 2025 di Banten

Nasional

Polri Lakukan Mutasi 1.255 Personel: Sepuluh Kapolda Berganti, Sepuluh Polwan Jadi Kapolres

Nasional

Santri Film Festival 2025, Dakwah dan Kreatif Pesantren

Parlementarial

DPRA Paripurnakan Raqan RPJMA, Menyusun Arah Lima Tahun Ke Depan