Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Selasa, 30 Desember 2025 - 18:29 WIB

Lembaga Wali Nanggroe Turunkan Relawan ke Aceh Tamiang, Fokus Pemulihan Pendidikan Pascabanjir dan Longsor

mm Redaksi

Relawan Lembaga Wali Nanggroe membersihkan fasilitas SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang terdampak banjir dan longsor. Foto: Dok. Istimewa

Relawan Lembaga Wali Nanggroe membersihkan fasilitas SMA Negeri 2 Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang terdampak banjir dan longsor. Foto: Dok. Istimewa

Aceh Tamiang — Lembaga Wali Nanggroe (LWN) Aceh menurunkan relawan ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu penanganan dampak banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat atas arahan langsung Paduka Yang Mulia (PYM) Wali Nanggroe dan Gubernur Aceh, dengan fokus utama pada pemulihan sektor pendidikan.

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris mengatakan, relawan dipimpin Katibul Wali Abdullah Hasbullah, yang terdiri dari pegawai dan staf Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe. Mereka membersihkan fasilitas pendidikan yang terdampak parah, khususnya SMA Negeri 2 Percontohan di Kecamatan Karang Baru.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Harap Pejabat yang Baru Segera Fokus Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa, 29–30 Desember 2025. “Para relawan membersihkan lumpur, puing, serta sisa material banjir yang menggenangi ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar-mengajar dapat segera kembali berjalan,” kata Zulfikar.

Baca Juga :  YARA Abdya Soroti Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih

Usai kegiatan pembersihan, seluruh perlengkapan diserahkan kepada Kepala SMA Negeri 2 Percontohan Kecamatan Karang Baru. Peralatan tersebut diserahkan untuk dimanfaatkan pihak sekolah dalam proses pemulihan lanjutan.

Zulfikar menegaskan bahwa keterlibatan langsung aparatur Lembaga Wali Nanggroe merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran negara dan lembaga adat harus dirasakan secara nyata, terutama dalam situasi darurat.

Baca Juga :  DPD Ormas Gerakan Rakyat Kota Banda Aceh Bahas Pembentukan Kepengurusan 

“Ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami tidak hanya hadir memberikan dukungan moral, tetapi turun langsung membantu agar aktivitas pendidikan bisa segera kembali normal,” kata Zulfikar.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Aceh Utara Borong 2 Penghargaan Bunda PAUD 2025, Hebat!

Pemerintah Aceh

Akhiri Kebuntuan APBK 2026, Wagub Aceh Minta Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Segera Paripurna

Pemerintah Aceh

Hujan Tak Surutkan Antusiasme, Mualem Serahkan 5.486 SK PPPK Paruh Waktu di Stadion Harapan Bangsa

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Terima LHP BPK Terkait Belanja Pilkada 2024, Pastikan Seluruh Temuan Ditindaklanjuti
Diwarsyah Terima Penghargaan

Pemerintah Aceh

Wakili Gubernur Aceh, Diwarsyah Terima Penghargaan

Daerah

Tegas Perangi Narkoba, Begini Instruksi Kapolresta Banda Aceh ke Jajarannya

Daerah

Perkuat Ketahanan Pangan, Polsek Bebesen Pantau Lahan Pekarangan Bergizi di Kampung Burbiah

Daerah

Satlantas Polres Bener Meriah Edukasi Pengendara Lewat Brosur di Operasi Patuh Seulawah 2025